Beranda Headline Perkenalkan Pariwisata Lombok Kepada Dunia

Perkenalkan Pariwisata Lombok Kepada Dunia

BERBAGI
FOTO-FOTO TARNADI/RADAR MANDALIKA START: Ribuan peserta lomba lari marathon kategori 10 kilometer (km) berhamburan keluar dari garis start di Pantai Kuta Mandalika Resort, pagi kemarin.

Lomba Lari Marathon 2018

PRAYA—Lomba lari marathon dalam rangka HUT TNI ke-73 sukses diselenggarakan di KEK Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pagi kemarin. Dalam lari marathon ini, ada kategori 5, kilometer (km) 10, 21 dan paling menantang 42 km.
“Ini keberkahan bagi masyarakat Lombok, sehingga mari bangkit kembali dari segala sektor,” seru Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan isteri usai melepas para pelari TNI International Marathon 2018 di Kuta.

Disela-sela acara panglima mengatakan, lomba lari marathon ini merupakan salah satu wujud kebersamaan bangsa pasca gempa yang di NTB. Selain itu, sebagai langkah bersama untuk memperkenalkan pariwisata Lombok kepada dunia. Sehingga kedepan akan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara datang ke Lombok. Oleh karena itu, event ini menurutnya menjadi salah satu berkah terhadap dunia pariwisata Lombok yang sedang booming saat ini dengan KEK Mandalikanya. Demikian juga, untuk TNI sendiri katanya, kegiatan lomba lari marathon ini kedepannya akan dijadikan sebagai event tahunan dalam rangka memperingati HUT TNI.

“Lari marathon ini kedepan akan kita jadikan event tahunan,” katanya.

Dikatakan panglima, pemilihan lokasi di KEK Mandalika ini, sebelumnya sudah dibahas dan diputuskan pihak panitia jauh sebelum terjadinya musibah gempa bumi di Lombok. Bahkan jadwal pelaksanaannya sempat tertunda sekitar sebulan, karena masyarakat NTB sedang dalam kondisi berduka.
“Sehingga rencana awal tanggal 23 September. Namun akhirnya kita rubah dan baru bisa kita dilaksanakan saat ini,” jelasnya.

Saat itu, sambung Panglima TNI, kegiatan lari marathon internasional ini sempat ditawarkan agar pihak Australia bisa mengirimkan sejumlah pelarinya untuk mengikuti lomba lari marathon tersebut. Namun karena sesuatu dan lain hal, pemerintah Autraslia hanya mengirim beberapa pelarinya saja. Akan tetapi, di antaranya mereka ikut berlomba kategori 42 kilometer yakni, salah satu petinggi angkata darat tentara setempat.

“Tapi mudahan Negara-negara asing yang kita undang dan yang hadir ini akan memberikan informasi keluar bahwa KEK Mandalika Resort sangat bagus dan indah,” harapnya.

Sementara itu, terdapat 5.430 atlet lari dari empat kategori menempuh jarak, 42K, 21K, 10K dan 5K memadati Pantai Kuta. Dari empat kategori tersebut, terdapat 204 atlet internasional yang berasal dari 22 negara ikut memeriahkan lomba lari marathon ini.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan media mengatakan, dalam lomba lari marathon ini memang diikuti oleh banyak atlet baik lokal, nasional maupun internasional. Untuk itu, dia mengucapkan selamat datang dan berlomba bagi 5 ribuan lebih atlet dari semua kategori. Baik yang dari full marathon 42, half marathon 21, 10K dan 5K.

Dari pantauan Radar Mandalika, pelari asal Kenya mendominasi kategori full marathon 42 dan half marathon 21K ketimbang Negara-negara lainnya. Wajar saja, dari 200 lebih pelari internasional, 149 orang diantaranya berasal dari Kenya. Dari data panitia juga, adapun pelari nasional yang mengikuti TNI Marathon 2018 di Kuta, 4.300 orang dari luar Nusa Tenggara Barat (NTB). Di antara mereka ini adalah 1.800 prajurit TNI dari seluruh Komando Daerah Militer (Kodam) di Indonesia.

Satu jam kemudian, panitia mengumumkan pemenang pertama untuk half marathon 21K kategori peserta Internasional yakni, Joshua dari Kenya dan berhak mendapatkan hadiah uang Rp 165 juta. Sedangkan untuk pelari nasional tercepat, yang mampu menempuh finish pertama kategori 21K yakni, Agus Prayogo dengan durasi waktu 1 jam 11 menit. Agus berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp 125 juta.
“Saya mohon kesediaan bapak Panglima TNI bersama ibu untuk menyerahkan hadiah kepada kedua kategori pememang lomba ini, nasional dan internasional,” kata mc. (tar/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here