Beranda Praya Metro Jalur Aik Berik Butuh Proses Panjang

Jalur Aik Berik Butuh Proses Panjang

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA M Paozal

PRAYA —Rencana Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk membuka jalur pendakian melalui Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara membutuhkan proses panjang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata NTB, M Paozal yang ditemui dalam kegiatan Lomba Maraton HUT TNI di Kuta Loteng, Sabtu malam (03/11).

Ia menyatakan, meski pendakian Gunung Rinjani jalur tengah tersebut dinyatakan aman untuk dilalui para pendaki, namun ada proses yang harus dipikirkan. Seperti rute, sarana maupun fasilitas jalur, termasuk porter serta toure operator (TO) yang membidangi treking Rinjani.
“Memang jalur itu sudah lama dibuka. Tapi jalur tengah ini tidak seperti jalur Sembalun dan Senaru,” ungkapnya.
Paozal menegaskan, pihakya tidak menyatakan kalau jalur tengah ini sulit berkembang atau belum siap dibuka sebagai jalur pendakian. Hanya saja, sebelum dibuka semua pihak harus duduk bersama untuk membahas persoalan tersebut. Terlebih bagi para TO maupun para pelaku treking Rinjani siap untuk menjual melalui jalur tengah.
“Soalnya yang berjualan tentang treking Rinjani ini bukan pemerintah, tapi para TO maupun pelaku wisata. Dan selama ini Kombes TO serta pelaku wisata jualannya hanya jalur Sembalun dan Senaru,” tegasnya.
Menurutnya, pembukaan jalur treking Rinjani jalur ini membutuhkan kerja keras dari semua pihak. Sebab jalur ini tidak begitu dikenal oleh para pelaku. Belum lagi, dengan rute maupun fasilitas juga masih belum siap.
“Tapi kalau memang para TO maupun para pelaku di Senaru maupun Sembalun siap menjual jalur tengah, ya mari kita sama-sama kerjakan,” ungkapnya.
Meski demikian, pemerintah tetap memikirkan nasib para pelaku usaha di kawasan Gunung Rinjani tersebut. Sehingga, pihaknya Senin mendatang akan bersurat bersurat ke Direktorat Portokgrapi Angkatan Darat untuk memetakan jalur pendakian tersebut.
“Solusinya nanti tergantung hasil pemetaan yang dilakukan itu,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB, Sudiyono menyatakan, rencana pembukan pendakian Gunung Rinjani jalur Aik Berik akan dilaksanakan pada 7 November mendatang. Pembukaan melaui jalur tengah ini dilakukan karena menurut kajian pihak bahwa hanya jalur tersebut dinyatakan aman untuk dilalui oleh para pendaki pascagempa yang melanda sebelumnya. Jalur pendakian Aik Berik merupakan satu dari empat jalur pendakian yang resmi yang sering digunakan bagi para pendaki menuju puncak Gunung Rinjani. Meski minat pendaki masih minim, namun jalur ini terbilang aman. Kelebihan yang ada di jalur pendakian Aik Berik adalah berbagai pemandangan alam yang masih alami didukung dengan pepohonan yang masih lebat sepanjang perjalanan. Bahkan para pendaki juga bisa melihat secara langsung satwa liar yang masih tetap lestari.
“Ada juga Air Terjun Benang Stokel yang bisa menarik minat para wisatawan. Kita Juga akui selama ini jalur pendakian dari Aik Berik itu jarang diketahui. Kita berharap dengan dibukanya ini membuat wisatawan akan tambah banyak lewat jalur itu. Kita juga akan terus melakukan pemantauan untuk perkembangan jalur lainnya,” pungkasnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here