Beranda Lombok Timur November, TNGR Akan Terapkan Sistem Online

November, TNGR Akan Terapkan Sistem Online

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Rio Wibawanto

LOTIM – Sejak terjadi gempa bumi, wisatawan masih takut mendaki Rinjani. Imbasnya, banyak pendaki menggunakan jalur tikus. Untuk itu, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), akan menerapkan sistem pendaftaran online. Sistem ini berlaku juga di semua gunung yang dikelola kementerian. Tanggal 7 November ini, TNGR akan menerapkan sistem pendaftaran online.

Kepala Seksi (Kasi) TNGR Wilayah II (dua) Lombok Timur (Lotim), Rio Wibawanto mengatakan, sistem online akan diterapkan guna memudahkan wisatawan melakukan pendaftaran. Nantinya setelah wisatawan mendaftar, melalui pintu masuk jalur pendakian, petugas melakukan scan barcode. Demikian juga saat pendaki kembali, tetap melakukan scan barcode.
Bukan itu saja. Jumlah pendaki Rinjani setiap harinya akan dibatasi. Karena itu, sistem online ini diberlakukan agar para wisatawan bisa memastikan apakah terdapat kuota atau tidak.
“Kalau Rinjani sendiri, belum bisa kita terapkan, karena masih survey jalur baru. Bahkan, survey kembali akan kami lakukan Mei 2019, setelah musim hujan selesai,” kata Rio.
Lokasi yang menjadi pilot project penerapan sistem online adalah Aik Berik Lombok Tengah. Dari segi kesiapan server untuk pelayanan, disebutnya cukup siap. Hanya saja, Aik Berik yang menjadi pilot projek, masih terkendala jaringan sinyal yang cukup lemah. “Kita tidak tahu bagiamana nanti di Aik Berik. Apakah sistem online ini bisa jalan atau tidak, karena memang jaringan sinyal sangat minim,” tandasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here