Beranda Headline Sekda Pastikan Tak Ada Titipan

Sekda Pastikan Tak Ada Titipan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA BERJUANG: Para CPNS saat registrasi TKD di Grand Emperial Ballroom Kota Mataram, kemarin.

LOBAR —Sebanyak 1.848 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) Lombok Barat (Lobar) sudah mengikuti tes kopetensi dasar (TKD) hari pertama, kemarin. Para peserta harus berusaha dengan kemampuan sendiri demi lulus tahapan ini.
Pemkab Lobar pun memastikan tidak istilah jalur belakang hingga titip menitip nama peserta. Termasuk kemungkinan adanya calo muapun joki ujian. Melihat sistem tes yang digunakan sekarang, kemungkinan kecurangan itu tipis terjadi.
“Tidak ada bisa siapapun, mau pesen maupun booking atau apapun itu. Tes ini merupakan kemampuan masing-masing peserta,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar, H Moh Taufiq yang ditemui di lokasi tes Di Gedung Grand Emperial Ballroom Mataram, kemarin.
Para pesertapun harus berusaha semaksimal mungkin menjawab sekitar 100 soal dalam waktu 90 menit. Bagimana tidak, melihat jumlah peserta yang totalnya sebanyak 7.355 pelamar. Pelamar yang dicari hanya sebanyak 212 formasi. Peluang untuk kelulusanpun diperkirakan 1 berbanding 3 ribu.
“Menjadi PNS begini beratnya, dengan persaingan yang sangat ketat ini. Bagi para PNS bisa mengambil rasa syukur, sebab ternyata PNS itu sangat banyak peminatnya, dan jangan justru males-malesan,” ungkapnya.
Terkait dengan isu kemungkinan bocornya soal, Taufiq mengatakan untuk tidak terlalu souzon. Sebab pemerintah sudah benar-benar melakukan penjaringan untuk memperoleh pegawai yang berkualitas untuk negeri.
“Tolong dicatat ini tidak ada pesanan dari manapun dan siapapun. Ini betul-betul fair (adil),” pungkasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar, Suparlan menambahkan jika pada hari pertama itu, terdapat empat sesi. Dimana persesinya terdiri dari sekitar 460 peserta.
“Kalau hari Jumat ada empat sesi, Sabtu lima sesi dan Minggu terakhir itu tiga sesi,” jelasnya.
Pihaknyapun sudah berkoordinasi dengan pihak BKN sebagai pelaksana teknis terkait kemungkinan terjadinya kendala. Seperti komputer eror dan sebagainya. Para pesertapun diingatkan sebelum datang kelokasi tes untuk membawa kartu ujian peserta dan KTP. Sebab tidak ada toleransi waktu atau kebijakan bagi peserta yang tidak bisa menujukkan kartu ujianya saat registrasi.
“Kami tidak kebijakan, itu kesalahan dia sendiri itu sudah final. Karena dari awal kami sudah sampaikan dan tidak ada toleransi,” tegasnya.
Berdasarkan pantaun, para peserta sesi II sudah ada di lokasi tes sekitar pukul 09.00 wita. Atau sekitar 60 menit sebelum waktu tes, sesuai dengan instruksi yang sudah disampaikan oleh pihak BKDPSDM Lobar.
Para peserta melakukan registrasi memperoleh pin atau kode login untuk tes. Dengan menujukan kartu ujian dan KTP kepada panitia.
Setelah itu simulasi tes CAT pun diberikan kepada para peserta sekitar 15 menit dan terakhir sebelum memasuki ruangan, satu persatu peserta dilakukan pemeriksaan oleh pihak keamanan.
Sementara itu, pelaksaan tes pada sesi ke II itu berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Hal itu diungkapkan salah seorang peserta, Wiwin.
“Lancar-lancar saja, tidak ada hambatan,” ungkap wanita asal kota Mataram ini.
Menurut Wanita berjilbab ini, ujian CPNS ini sudah kali kedua diikutinya. Sehingga tidak ada kendala berabrti yang dihadapinya lantaran sudah memahami setiap tahapannya.
“Saya ambil Formasi Tenaga Kesehatan untuk Ahli gizi di Lobar. Tidak ada persiapan khusus, tapi insya Allah sudah maksimal,” pungkasnya. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here