Beranda Mataram Dari Acara Pisah Sambut Kapolres Mataram yang Baru

Dari Acara Pisah Sambut Kapolres Mataram yang Baru

BERBAGI
HUMAS FOR RADAR MANDALIKA KENANG-KENANGAN: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memberikan cenderamata kepada mantan Kapolres Mataram AKBP Muhammad saat acara pisah sambut, kemarin.

Merasakan Banyak Kenangan, Konflik Warga di Awal Bertugas

Tambuk kepemimpinan di Polres Mataram berganti. AKBP Muhammad yang sebelumnya Kapolres Mataram, digantikan AKBD Saiful Alam. Pisah sambut pun digelar Pemkot Mataram kepada Kapolres yang baru.

RIRIN FITRIANA-MATARAM
AULA Pendopo Wali Kota Mataram dipenuhi jajaran kepolisian dari Polres Mataram, kemarin. Bukan untuk razia, melainkan menghadiri acara pisah sambut Kapolres Mataram. Dari AKBP Muhammad kepada AKBP Saiful Alam. Acara dihadiri Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh beserta istri, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana beserta istri, dan Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito beserta istri. Hadir pula jajaran kepala OPD Kota Mataram, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram.
Saat memberikan kesan dan pesan, mantan Kapolres Mataram AKBP Muhammad memiliki kesan mendalam selama setahun delapan bulan menjabat Kapolres Mataram. “Di bulan Maret 2017, di ruangan ini juga saya diterima saat mulai menjabat Kapolres Mataram. Tidak terasa setahun delapan bulan telah berlalu,” katanya mengawali penyampaian kesan dan pesan.
Muhammad mengaku, sudah merasa menjadi warga Kota Mataram. “Bahkan saya sudah ganti menjadi KTP Mataram, tinggal ditambahin Lalu di depan nama biar makin pas jadi orang Lombok,” ujarnya.
Muhammad juga mengucapkan terima kasih atas dukungan selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Mataram. Meski di awal bertugas, Muhammad dihadapkan pada konflik warga di Monjok-Karang Taliwang, dan Asak-Presak Pagutan. “Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram, kita turun langsung melihat dan merasakan situasi yang mencekam kala itu,” cerita Muhammad yang kini menempati posisi Kepala Bagian Pembinaan Karir (Binkar) di Polda Nusa Tenggara Barat.
Setelah tiga bulan berkutat menyelesaikan konflik, kondisinya sudah lebih kondusif. Ia berharap tak terjadi lagi konflik serupa di manapun. “Banyak kenangan yang dirasakan selama menjabat di Polres Mataram,” ungkapnya.
Termasuk saat pengamanan Pilkada serentak 2018, Muhammad menyebut jika Mataram tetap aman dan kondusif. Bahkan Pilkada di NTB termasuk teraman dibandingkan daerah lain. “Saya sebenarnya tidak meninggalkan Mataram. Masih tetap di Mataram, hanya pindah bertugas di Polda NTB,” sebutnya.
Sementara Kapolres Mataram yang baru menceritakan sekelumit riwayat hidupnya. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998 ini, dikaruniai 2 putra dan 2 putri. AKBP Saiful Alam menyebut pos tugasnya sebelum kini menjadi Kapolres Mataram. “Penempatan pertama di Maluku, kemudian Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Bali,” sebut Kapolres yang sedang menempuh pendidikan S3 di Universitas Udayana Bali ini.
Saiful menyebut, fenomena dan situasi setiap daerah berbeda-beda. Termasuk beragam konflik telah dihadapinya saat bertugas di beberapa daerah itu. Di tempat tugasnya yang baru, Kapolres berharap dukungan pemerintah dan masyarakat demi terciptanya keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta situais yang kondusif. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here