Beranda Praya Metro Shopo Buka Suara

Shopo Buka Suara

BERBAGI
HAFIDZ/RADAR MANDALIKA M Supriadin Shopo

PRAYA —Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, M Supriadi Shopo buka suara terkait adanya pengadaan sumur bor di Desa Landah yang mangkrak. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang diberikan Pemkab Loteng melalui APBD Murni tersebut bakal cepat diserahterimakan pengelolaannya kepada pemerintah desa. Namun syaratnya, tim fasililator teknis intens membangun komunikasi bersama Dinas PUPR.
“Masalahnya, pengelola PAMDes dan Fasiltator Teknis belum konsultasi dengan kami,” ujar Shopo, sapaan akrabnya.
Ia mengakui, pengerjaan sumur bor yang dikerjakan sejak Maret lalu dan kini dalam tahap finishing tersebut mestinya dalam tahap uji coba dari tim PUPR. Setelah uji coba, baru Dinas PUPR membuat berita acara serah terima pengelolaannya sehingga Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dan masyarakat secara umum bisa memanfaatkannya.
Ditanya bagaimana KKM bisa mengatur pembiayaan dalam PAMDes ini, pihaknya mengajak Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menggodok Peraturan Desa (Perdes). Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
“Kalau tidak ada Perdes, nanti pengurus dikira pungli dong. Makanya harus dibuatkan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Plt Kades Landah, H Holan Asri mengakui jika Pemdes belum bisa mengelola program Pamsimas lantaran Pemkab belum melakukan serah terima pengadaan sumur bor ini ke Pemdes. Padahal, kebutuhan air bersih sudah lama dinantikan warga. Program ini sendiri menyasar empat dusun dengan jumlah 600 KK yakni di Dusun Landah, Landah Daye, Batu Bangke dan Pendem. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here