Beranda Praya Metro Prit! Operasi Zebra Gatarin Sampai 12 November

Prit! Operasi Zebra Gatarin Sampai 12 November

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA —Kemarin merupakan hari pertama operasi Zebra Gatarin 2018 dimulai. Operasi ini akan berlangsung sampai tanggal 12 November mendatang. Untuk itu, para pengendara untuk selalu mengecek kelengkapan kendaraannya sebelum berpergian. Pasalnya, dalam operasi jelang akhr tahun ini cukup ketat. Semua kelengkapan dicek.
Wakapolres Loteng, Kompol Haris Dinzah dalam apel gelar pasukan menyampaikan, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel, maupun sarana pendukung lainya dicek dalam apel itu. Sehingga, kegiatan operasi dapat berjalan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
“Jika melihat angka kecelakaan di operasi zebra tahun sebelumnya, mengalami penurunan dengan tahun tahun ini,” bebernya, kemarin.
Wakapolres menegaskan, dalam mengatasi permasalahan di bidang lalulintas ini, tidak bisa berdiam diri melainkan harus bertindak dan melakukan berbagai upaya. Salah satunya, dengan menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas. Sehingga diharapkan seluruh stakholder mampu mempersiapkan langkah- langkah antisipasi baik secara taktis, teknis maupun strategis, agar potensi pelanggaran kemacetan serta kecelakaan bisa diminimalisir.
Selain itu, dia juga mengingatkan kepada anggotanya agar tidak mempertontonkan ketidaktaatan. Karenanya, seluruh anggota diinstruksikan mematuhi aturan, sehingga bisa menjadi contoh di masyarakat.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Suherdi menegaskan karena terjadi bencana beberapa waktu lalu, maka sesuai arahan dari Kapolri dalam operasi ini akan dikedepankan tindakan pembinaan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Tapi yang melakukan kesalahan tetap kita lakukan penindakan, hanya saja untuk penindakan hanya 20 persen,” bebernya.
Kasat Lantas mengaku, operasi Zebra ini dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi operasi lilin tahun 2018 dalam rangka pengamanan natal 2018 dan tahun baru 2019. Dimana sasaran operasi Zebra itu di antaranya, pengendara yang menggunakan handpone saat berkendara, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi bawah umur, tidak menggunakan helm, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabok dan mengemudikan kendaraan dalam kecepatan tinggi.
“Kita berharap melalui pelaksanaan operasi ini, tingkat kesadaran warga yang memiliki dan menggunakan kendaraan pribadinya dapat lebih meningkat,” harapnya.
Untuk itu, pihaknya imbau kepada masyarakat untuk bisa menataati aturan dalam berkendara dengan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat kendaraan lainnya. Selain itu, diharuskan menggunakan perlengkapan kendaraan sesuai standar. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here