Beranda Praya Metro Dikes Terus ‘Plototi’ Penjualan Obat Berbahaya

Dikes Terus ‘Plototi’ Penjualan Obat Berbahaya

BERBAGI

PRAYA -Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, H Omdah mengaku pihaknya terus memantau (plototi, Red) penjualan obat berbahaya. Mulai di toko-toko termasuk apotek.
“Kami terus intens turun cek obat apa saja yang dijual di apotek,” tegas Omdah kepada media, kemarin.
Dia menegaskan, dalam pengawasan bahkan pengecekkan obat tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan aparat kepolisian, Badan Pengawas Obat dan makan (BPOM). Meski hingga sekarang pihaknya belum menemukan ada apotek yang menjual obat berbahaya ini, namun pihaknya akan tetap memberikan pengawasan ketat.
“Jika ada ditemukan, iya kami berikan tindakan tegas. Tapi belum ada hingga sekarang,” bebernya.
Omdah mengungkapkan, contohnya obat golongan G yang sangat berbahaya ini adalah tramadol. Obat yang mengandung karisoprodol itu, sangat berbahaya dan akan menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap tubuh manusia, apabila dikonsumsi oleh seseorang secara berlebihan bisa dapat menyebabkan kematian.
“Makanya selain kami turun melakukan pemeriksaan. Kami juga memberikan imbuan agar masyarakat bisa selektif, mengetahui, dan bijak dalam menggunakan obat dan membeli obat tersebut,” pesannya.
Omdah memastikan hingga saat ini, belum ditemukan di wilayah Loteng . Namun, bukan berarti pengawasan akan kendor. Pihaknya akan tetap siaga jika memang ada indikasi obat tersebut dipasarkan di Loteng akan bertindak cepat. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here