Beranda Lombok Utara Kepala BPBD Minta Dicopot

Kepala BPBD Minta Dicopot

BERBAGI

KLU —Jabatan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara yang diemban Iwan Maret Asmara mulai digoyang. Iwan dinilai tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan tertinggi instansi tersebut. Hal ini dilihat sejak proses berjalannya penanggulangan bencana dan eksekusi bantuan yang diterima Pemda untuk warga masih tidak maksimal.
“Kenapa Pak Iwan harus mundur, karena donasi selama ini tidak transparan,” ungkap anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Lombok Utara (FKMLU), Asmayadi pada wartawan, di sela-sela demo di Kantor Bupati Lombok Utara, kemarin.
Dijelaskan, dalam aksi demo kali ini pihaknya ingin bertemu dengan Kepala BPBD guna mengklarifikasi soal dana bantuan, berapa dan kemana saja disalurkan. Selain itu, massa menanyakan dasar dana tanggap darurat senilai Rp 1 miliar tidak dapat dieksekusi.
Asmayadi menambahkan, sejauh ini tidak ada hal mendorong masyarakat untuk apresiasi dari kinerja yang dilakukan oleh Kepala BPBD. Saat ini saja lanjutnya, kerja BPBD tidak beres jika mengacu pada pembagian bahan pembangunan Huntara ke masyarakat. Begitu juga dengan pembagian argo dan alat pertukangan lainnya yang dibagikan sangat minim sehingga membuat kecemburuan sosial di tingkat bawah.
Sementara Wakil Bupati KLU, Sarifudin yang dikonfirmasi justru tidak mempermasalahkan aspirasi masyarakat tersebut. Sebab menurutnya, BPBD dalam menangani kebencanaan gempa harus maksimal dan tidak boleh tertutup soal data kepada masyarakat.
“Ganti, gampang,” ujarnya santai.

Senada dengan disampaikan Sekda Lombok Utara, H Suardi. Dia pun tidak mempermasalahkan jika kinerja Kepala BPBD harus dievaluasi. Hanya saja, tidak BPBD saja namun semua pimpinan OPD akan segera dievaluasi. Dari hasil evaluasi itu nantinya pimpinan akan mengambil sikap.
“Mulai hari Jumat besok kita akan mulai evaluasinya. Kecuali yang urusan kepegawaian, dalam evaluasi ini konteksnya keseluruhan dilakukan di Provinsi,” tandasnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here