Beranda Praya Metro Wacana Pemecatan Prades, FKD Bersikap Bijak

Wacana Pemecatan Prades, FKD Bersikap Bijak

BERBAGI
TARNADI/RADAR MANDALIKA KONSOLIDASI: Jajaran pengurus inti PPDI Loteng melakukan pertemuan dalam rangka konsolidasi pengurus menyikapi polemik Pilkades di Kantor DPMD Loteng Praya, kemarin.

PRAYA —Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah membantah isu adanya wacana pemecatan sejumlah perangkat desa (Prades) oleh Kades terpilih pada Pilkades serentak lalu. Sebab dari regulasi yang ada, Prades bukan lagi jabatan politik.
Ketua FKD Loteng, Sahim menjelaskan, aturan terbaru tentang kewenangan kades dalam hal pengangkatan dan pemberhentian Prades sesuai Permendagri nomor 67 tahun 2017 menyatakan, masa pengabdian Prades yakni selama 60 tahun. Jika dinyatakan berhenti, ada kriteria khusus yang menjadi dasar kades melakukan pemecatan. Seperti berhenti karena meninggal dunia, tersangkut persoalan hukum, mengundurkan diri atau tidak mampu melaksanakan tugas pokok karena berhalangan selama enam bulan.
“Bagi rekan-rekan kades terpilih saya sarankan baca aturannya dulu. Jangan mentang-mentang jadi kades langsung mau gonta-ganti,” cetusnya.
Ditambahkan, kades juga secara umum tidak boleh serta merta melakukan pemecatan Prades atas dasar balas dendam pada Pilkades lalu. Terkecuali jika oknum Prades tersebut terbukti terang-terangan melakukan kampanye politik bagi salah satu Cakades. Meski terbukti, ia pun menyarankan agar kades terpilih memikirkan dampak positif dan negatifnya terlebih dahulu. Sebab menurutnya, memasukkan Prades baru tentu akan banyak kendala yang berimbas pada roda pemerintahan di desa.
“Tapi kalau sekadar rotasi, ya silakan saja. Itu kan diperbolehkan untuk penyegaran,” sarannya.
Terhadap isu ini pula, Sahim berencana akan meminta Bupati untuk mengumpulkan semua kades pascapelantikan nanti. Harapannya, dalam pertemuan itu Bupati bisa menyampaikan arahan agar kades tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan yang dapat menimbulkan gejolak baru di tengah masyarakat. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here