Beranda Lombok Timur Persiapan Jelang Peringatan Hari Pahlawan 10 November

Persiapan Jelang Peringatan Hari Pahlawan 10 November

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA H Lalu Dami Ahyani

Tidak Ada Kegiatan Khusus, Upacara di Komplek Makam Maulana Syaikh

Peringatan Hari Pahlawan masih cukup lama. Namun sejak dini, persiapan dilakukan Pemerintah Lotim, seperti jajaran Disos, Disnakertrans dan BPBD.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
MASYARAKAT NTB sejak tahun 2017 lalu, sudah memiliki pejuang yang dinobatkan pemerintah sebagai pahlawan nasional. Pejuang yang merupakan ulama kharismatik, Almagfurlah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ketika itu berjuang melawan penjajah, bersama para tuan guru dan santrinya. Wadah perjuangan tersebut dilakukan melalui madrasah Al Mujahidin, yang kemudian berkembang menjadi NWDI, NBDI dan NW.
Penobatan Maulana Syaikh sebagai pahlawan nasional, bukan memakan waktu satu tahun. Akan tetapi, proses perjuangan sehigga menghasilkan keputusan presiden, penetapannya sebagai pahlawan nasional, menuai rintangan cukup banyak. Namun para keturunan dan murid Maulana Syaikh, tidak berhenti dalam proses perjuangan pengusulannya itu. Sehingga ditetapkan menjadi pahlawan nasional.
Beberapa hari lagi, pemerintah akan memperingati salah satu hari besar nasional, yakni peringatan Hari Pahlawan 10 November. Pemerintah melalui Dinas Sosial sudah melakukan persiapan, untuk memperingati hari pahlawan nasional ini.
Biasanya, sebelum Almagfurlah Maulana Syaikh ditetapkan sebagai pahlawan nasional, proses peringatan hari pahlawan dengan menggelar upacara di kantor Bupati, Tempat Pemakaman Pahlawan (TMP) Rinjani, dan di Labuhan Haji. Namun setelah Gumi Patuh Karya ini memiliki pahlawan nasional, apel juga akan dilakukan di komplek makam Maulana Syaikh.
Rencananya, yang akan menjadi Inspektur Upacara (Irup) di kantor Bupati, yakni Bupati dan Wabup sebagai Irup cadangan. Apel di TMP Rinjani, sebagai Irup Dandim dan cadangannya Ketua PN Selong, apel di Labuhan Haji sebagai Irup kapolres dan cadangan Kajari Lotim, dan apel di Makam Pahlawan Nasional sebagai Irup Ketua DPRD Lotim dan cadangan dari pihak keluarga yayasan.
Dalam rapat persiapan hari pahlawan yang dikomandoi Dinas Sosial (Disos) kemarin, seperti biasa proses peringatan hari pahlawan akan digelar di daerah ini. Karena tidak ada pos anggaran, sehingga disepakati pembiayaan peringatan hari pahlawan ini ditangani tiga OPD, yakni Disos, Disnakertrans dan BPBD Lotim.
“Memang ada usulan untuk mengunjungi para veteran kita di Lombok Timur. Tapi nanti kita lihat kondisi anggaran, karena tidak mungkin kita akan datang mengunjungi beliau dengan membawa tangan kosong,” kata H Lalu Dami Ahyani Pelaksana Tugas (Plt) Disos Lotim, kemarin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here