Beranda Praya Metro Jaksa Konsumsi Narkoba, Ditindak Tegas

Jaksa Konsumsi Narkoba, Ditindak Tegas

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA MENDADAK: Kajari Lombok Tengah (Loteng) saat hendak melakukan test urine, kemarin.

PRAYA —Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB melakukan tes urine kepada jaksa dan sejumlah staf Kejari Loteng, kemarin.
Pelaksanaan tes urine yang berlangsung di aula Kejari pukul 9.30 Wita. Satu persatu para jaksa dan staf kantor kejaksaan mengambil sampel urine di kamar mandi menggunakan alat yang disediakan petugas BNN. Sampel urine kemudian diserahkan kepada petugas BNN lainnya yang melakukan pemeriksaan.
Kajari Loteng, Eli Rahmawati menyatakan, tes urine tersebut adalah permintaannya kepada BNN untuk membuktikan komitmen kejaksaan yang bersih dari narkotika. Selain itu, tes urine yang dilaksanakan ini untuk membuktikan kepada publik bahwa jaksa disini bebas narkoba. Apalagi, hampir tiap hari jaksa menyidangkan kasus-kasus narkoba yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN).
“ Saya panggil mereka semua untuk masuk ke kantor hari ini. Saya bukan menjebak, tapi karena saya mau tahu kejaksaan bersih atau tidak dari narkoba,” tegasnya, kemarin.
Namun, pihaknya hasil test urine yang dilaksanakan pihaknya optimis semua hasil tes urine anggotanya akan negatif. Optimis tersebut ia katakan karena meyakini seorang pengguna narkoba sudah bisa terlihat dari gerak-gerik tubuhnya.
“Saya liat dari gerakgerik anggota saya, saya yakin tidak ada yang menyalahgunakan narkoba. Saya tau kok ciri-ciri orang yang menyalahgunakan narkoba, dilihat dari matanya saja saya tau kalau orang tersebut penyalahguna narkoba,” katanya.
Tapi jika ada ada yang positif dan terindikasi narkoba, pihaknya akan melakukan tindakan yang tegas terhadap oknum tersebut. Hanya saja sebelum itu, pihaknya akan melaporkanya ke atasnya di Kejagung, karena nanti tindakan tegas akan diberikan melalui sana.
“ Sangat memalukan jika aparat yang bertugas membersihkan perederan barang haram itu. Malah mengkonsumsi barang haram ini,” tuturnya.
Dia berpesan jangan pernah terlibat penyalagunaan narkoba karena narkoba hanya merusak diri sendiri dan merusak bangsa. Terkhusus kepada anggotanya kata dia, ia meminta jangan pernah mencoba narkoba.

Semenatara itu, Kasi Intel Kejari Loteng, Feby Rudy menyatakan kegiatan ini baru pertama kalinya dilakukan untuk test urine di kejaksaan. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak BNN dan menyambut baik kegiatan tersebut dan langsung merespon cepat serta tes urine yang dilakukan tersebut sangat bermanfaat.
“Dengan adanya tes urine ini, paling tidak di lingkup Kejaksaan ini dapat melakukan deteksi dini,” katanya.
Untuk pemeriksaan test urine dilakukan pada semua jaksa, staf maupun cleaning servis di kantor ini. Kalau tidak salah jumlah keseluruhan yang menjalani tes urine ini sekitar 46 orang.
“Tidak ada pegawai yang tidak mengikuti test,” bebernya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here