Beranda Lombok Timur Camat Dianggap Lelet, Usulan Jadup Molor

Camat Dianggap Lelet, Usulan Jadup Molor

BERBAGI

LOTIM – Hingga saat ini, Dinas Sosial (Disos) Lombok Timur (Lotim) terus mengumpulkan data penerima Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban bencana gempa bumi. Dari jumlah wilayah terkena dampak, tinggal Kecamatan Wanasaba yang belum menyerahkan data penerima Jadup. Camat Wanasaba dianggap Disos, lelet dalam menyelesaikan data tersebut. Sehingga, usulan Jadup ke Disos pusat menjadi molor.
“Tinggal Wanasaba janji-janji terus. Sementara, Pak Bupati minta terus data calon penerima Jadup ini,” ujar H Lalu Dami Ahyani, Pelaksana Tugas (Plt) Disos Lotim, di kantornya kemarin.
Ia menjelaskan, tidak semua korban gempa yang mendapatan Jadup tersebut. Jatah Jadup hanya diberikan pemerintah pusat, terhadap korban gempa yang rumahnya mengalami rusak berat. Besarannya, per orang mendapat Rp 10 ribu setiap hari. Jadup diberikan selama tiga bulan kedepan, terhitung sejak SK diterbitkan pusat. “Jumlah penerimanya puluhan ribu. Tapi, bagi korban katagori rusak berat dan ringan, tidak disebutkan sebagai penerima. Hanya bagi korban rumah rusak berat,” terangnya.
Para penerima setelah diusulkan, akan mendapatkan SK dari pusat. Penerima akan dibuatkan rekening Bank BNI, sebagai jalur distribusi bantuan itu. “Kalau dalam perjalanannya ternyata termasuk korban yang rumahnya rusak sedang harus masuk di Jadup, data kita akan update,” tandasnya.
Lebih jauh diungkapkan Dami, komunikasi terakhir dilakukan bersama Camat Wanasaba, pihak camat berjanji hari ini (kemarin red). Ia berharap data segera diserahkan, jangan sampai pengusulan menjadi molor terus, dan berdampak pada masyarakat. “Kalau molor terus, ya kita tinggalkan saja. Nanti biar dia menyusul, karena ini sifatnya segera,” tegasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here