Beranda Lombok Timur Bupati Janji Anggarkan Showroom Tenun Pringgasela

Bupati Janji Anggarkan Showroom Tenun Pringgasela

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA DATANG: Bupati Lotim saat mendapat sambutan dari para tokoh dalam kegiatan alunan budaya Desa Pringgasela, kemarin.

LOTIM – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy berjanji akan memberikan perhatian serius terhadap para perajin tenun Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela Lotim. Sebagai bagian upaya memajukan pariwisata sektor budaya tenun, orang nomor satu Lotim ini akan menganggarkan Rp 2 miliar, untuk pembangunan showroom tenun Pringgasela. Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri Alunan Budaya Desa Pringgasela Kecamatan Pringgasela Lotim, kemarin.
Bupati mengatakan, terdapat tiga desa di Lotim yang dikenal memiliki konsep pariwisata. Salah satunya, wisata Tete Batu dengan homestay, Loyok dengan kerajinan anyaman bambu, dan Pringgasela dengan tenunnya. Lainnya muncul tidak dengan konsep pariwisata seperti Sembalun, yang muncul dengan tanaman bawang putihnya. Meski dalam perjalanannya mulai terkenal setelah adanya pengembangan geopark Rinjani. “Tenun Pringgasela yang kita miliki ini, memiliki warna dan corak yang cerah. Motifnya ramai, sehingga menjadi daya tarik pembeli,” terangnya.
Untuk menunjang pariwisata tenun, selain akan membangunkan showroom, pemerintah pada tahun 2019 mendatang, juga akan melebarkan jalan dari Rempung menuju Pringgasela, hingga tembus Lenek Sordang. Jalan itu dapat dijadikan jalur alternatif saat ada gawe tahunan di Ponpes Syaikh Zainuddin Anjani, sehingga arus lalulintas menjadi lancar. “Yang jelas, showroom tenun ini untuk menjamin kontinuitasnya. Showroom ini, kita bangun di mulut desa yang mudah dijangkau semua orang, baik wisatawan domestic dan mancanegara,” ujar Sukiman.
Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setda Lotim, Ahmad Subhan menjelaskan, alunan budaya tenun Pringgasela ini diharapkannya bisa masuk kalendar event Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebagai salah satu dari bagian atraksi budaya daerah ini. “Kegiatan ini menurut saya, tidak saja menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Tapi juga penting sebagai upaya melestarikan budaya kita sendiri,” tutupnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here