Beranda Headline Seleksi Administrasi, BKD Dianggap ‘Curang’

Seleksi Administrasi, BKD Dianggap ‘Curang’

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika VERIFIKASI: Pihak BKD saat tengah bekerja mengecek berkas para pelamar beberapa waktu lalu sebelum pengumuman seleksi administrasi disampaikan.

KLU —Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dianggap tebang pilih dalam proses seleksi administrasi yang berjalan sebelumnya. BKD diduga hanya mengkonfirmasi beberapa pelamar saja terkait kekurangan kelengkapan syarat administrasi.
Salah satu calon peserta CPNS, Wahid Hasim menjelaskan, dirinya tidak lulus dikarenakan tidak melampirkan surat lamaran pada penjelasan yang disampaikan pihak pemerintah daerah pada pengumuman administrasi beberapa waktu lalu. Terkait persyaratan lainnya, Wahid mengaku sudah mengirimkan bukti kebasahan ijazah, akreditasi kampus dan sebagainya.
“Hanya lamaran saja saya tidak lulus. Tapi yang saya kecewa, kenapa ada teman-teman lain yang kekurangan tapi dihubungi BKD untuk segera melengkapi atau mengirimkan ulang. Saya kok tidak,” sesalnya.
Ia menyebut ada beberapa rekan nya yang ikut mendaftar dihubungi oleh pihak BKD lantaran ada yang kurang jelas dalam pengajuan syarat administrasi. Hal ini pun membuat dirinya menilai BKD tebang pilih dalam memberikan permakluman kaitan dengan kekurangan-kekurangan syarat administrasi tersebut. Dirinya mengakui jika seandainya BKD menyampaikan tentang surat lamaran yang ia tidak lampirkan maka dirinya pun siap untuk mengirimkan demi kelulusan administrasi. Wahid mengaku kecewa dengan hasil pengumuman tersebut. Pasalnya dirinya yang kini hampir mencapai usia 35 tahun jelas merasa ini menjadi kesempatan terakhir untuk bisa ikut seleksi tes CPNS karena mengingat usia.
Calon seleksi CPNS lainnya, Ahmad Sopandi juga mengakui tidak lulus hanya pada syarat lamaran yang diketik tanpa ditulis tangan, namun dirinya menyadari hal itu saat melihat syarat-syarat dengan cermat. Sehingga ia pun menyambangi BKD meminta izin kepada pihak BKD agar memberikan perbaikan terhadap lamaran yang dikirim sebelum pengumuman administrasi dilakukan.
“Saya sudah ke BKD namun tidak diperbolehkan untuk mengganti lamaran itu. Dan benar saja di pengumuman saya tidak lulus administrasi,” bebernya.
Sementara itu, Kabid PSDM Datu Aryana yang dikonfirmasi justru menolak untuk memberikan penjelasan.
“Nanti. Pak Sekbang atau Pak Kaban aja yang menjelaskan ya! Biar satu suara,” dalihnya.
Diketahui, pada pengumuman seleksi administrasi CPNS yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara Kamis pekan lalu, dari 5.602 pelamar yang telah mendaftarkan diri tercatat hanya 3.962 yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sedangkan 1.640 dinyatakan tidak memenuhi syarat. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here