Beranda Lombok Utara 219 Warga Sokong Terima Rekening

219 Warga Sokong Terima Rekening

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika BANTUAN: Sekda Lombok Utara H.Suardi saat menyerahkan buku rekening kepada warga korban gempa di Desa Sokong, beberapa waktu lalu.

KLU —Sebanyak 219 warga Desa Sokong Kecamatan Tanjung menerima buku rekening bantuan stimulant dari pemerintah pusat. Buku rekening diserahkan langsung Sekda KLU, H Suardi bersama Pjs. Kades Sokong, Sutono di Kantor Desa Sokong, (25/10). Hadir pula Kasi Rekonstruksi BPBD KLU, Wayan Sweden, Asisten Manajer Pemasaran Bank BRI, M Fikri Budi Aulia.
Dalam pengarahannya, Pjs Kades Sokong, Sutono menyampaikan Pemdes bersama pendamping telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan pemahaman untuk masyarakat. Dimana dalam proses mendapatkan bantuan harus melalui sejumlah tahapan hingga proses pencairan uang digulirkan BPBD dalam buku rekening yang diterima.
“Tapi ini baru sebagian, ada yang belum menerima,” ujar Sutono.
Sementara Sekda Suardi menjelaskan, beberapa tahapan yang mesti dipersiapkan masyarakat untuk mendapat buku rekening tersebut. Mulai dari pendataan rumah terdampak gempa oleh kepala dusun, validasi hingga pengurusan bantuan stimulan perbaikan rumah.
“Terkait apa masalahnya, silakan berdiskusi dengan kades ataupun dengan kami secara langsung. Ini bentuk keseriusan pemerintah baik pusat maupun daerah. Mengingat pula sekarang ini cuacanya begitu panas, sebentar lagi musim hujun sehingga pelayanan kepada masyarakat perlu dipercepat,” ujarnya.
Sekda melanjutkan, setelah penyerahan langsung buku rekening, masyarakat diharapkan membentuk kelompok masyarakat (pokmas). Adapun rumah yang dibuat ada tiga jenis pilihan yaitu Risha, Riko atau Rika.
Sementara itu, Kasi Rekonstruksi BPBD KLU, Wayan Sweden memaparkan, selain warga Sokong, sebelumnya telah diserahkan pula untuk warga di Desa Medana sebanyak 263 KK.
“Dari 40 ribu lebih rekening yang sudah dicetak BRI, baru terisi 13.388 rekening secara keseluruhan. Khusus untuk rusak berat dicairkan tiga tahapan yang pertama 25 juta hari ini, kita serahkan setengahnya dulu, sisanya melihat dari progres pekerjaan dan menunggu transfer dari BNPB Pusat,” jelas Sweden. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here