Beranda Headline Hapus PBB untuk Korban Gempa

Hapus PBB untuk Korban Gempa

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Darsapardi

LOBAR —Terjadinya bencana gempa bumi, sangat mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Sekitar Rp 67 miliar PAD sudah dipastikan berkurang. Meski begitu, Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Lombok Barat (Lobar) tetap memberikan keringanan bagi korban gempa yang rumahnya rusak berat. Bentuknya berupa penghapusan pajak Bumi Bangunan (PBB) akan diberikan kepada korban gempa yang rumahnya rata dengan tanah.
“Kalau bangunannya sudah tidak ada, apa yang dipajak. Mungkin kenakan pajak bumi saja. Kalau misalnya buminya longsor, apa yang mau kita pajak,” ungkap Plt Kepala Bapenda Lobar, Darsapardi ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Sesuai regulasi, korban gempa atau wajib pajak bisa mengajukan penghapusan atau pengurangan PBB kepada Bapenda. Pengurangan dapat diberikan antara 75-100 persen. Disesuaikan kondisi kerusakan dari bangunan rumahnya. Tim penilai dari Bapenda akan turun menilai sejauh mana tingkat kerusakan rumah tersebut. “Kita berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menilai tingkat kerusakan,” jelasnya.
Apakah bangunan RISHA juga akan kena PBB? Menurut Darsapardi, kemungkinan akan dikenakan. Hanya saja akan dikenakan tarif ketetapan PBB minimal Rp 10 ribu per tahun. Bapenda tetap mengacu kepada ketentuan yang ada. “Misalnya yang tanahnya satu are, tetap kita kenakan ketetapan pajak minimal Rp 10 ribu,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya memmaklumi kondisi masyarakat pascabencana. Bahkan diperkirakan pendapatan dari sektor PBB berkurang dari tahun lalu. (win/r3/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here