Beranda Headline Rampas Tas Bule, Remaja 15 Tahun Diciduk

Rampas Tas Bule, Remaja 15 Tahun Diciduk

BERBAGI
POLSEK KUTA FOR RADAR MANDALIKA KETANGKAP: Sepasang kekasih wisatawan asing saat melaporkan kasus kejahatan yang menimpa mereka di Polsek Kuta.

PRAYA —Polsek Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) membekuk dua pelaku jambret spesialis bule di wilayah objek wisata Kuta, Rabu (24/10). Kedua pelaku itu, masih remaja usia 15 tahun. Keduanya, inisial DP dan WA yang merupakan warga desa setempat.
Kapolsek Kuta, AKP Saogi menegaskan, dua pelaku ini merupakan buron polisi. Sebab, mereka sering melakukan aksi jambret kepada wisatawan yang berkujung ke Kuta.
“Dari pemeriksaan, sementara pelaku ini sudah tiga kali ini melakukan aksinya,” terangnya kepada media, kemarin.
Saogi menerangkan, penangkapan dua remaja ini berdasarkan laporan korban. Dimana kejadiannya bermula saat kedua pasangan kekasih wisatawan asing ini, Teresa dan Diago warga negera Portuguesa kembali ke penginapannya dengan berjalan kaki. Sesampainya di jalan raya sekitar Masjid Nurul Bilad, Kuta. Pelaku menggunakan sepeda motor jenis Vario memepet korban dan langsung menarik tas ukuran tanggung di bahu kiri korban.
Namun korban yang terkejut sempat berteriak dan berusaha mempertahankan tas tersebut, sehingga pelaku terjatuh bersama sepeda motornya. Pelaku langsung melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya. Setelah pelaku terjatuh, kekasih korban sempat mengambil foto nomor plat sepeda motor milik pelaku.
Olah keran itu, korban langsung memberitahukan petugas yang ada di Pos security ITDC, dan menunjukkan plat nomor yang sempat difotonya, selanjutnya oleh petugas yang piket kemudian bermaksud mengantar korban ke Polsek Kuta. Tapi dalam perjalanan, dengan melewati TKP korban bersama petugas menemukan kedua pelaku melintas menggunakan sepeda motor. Sehingga dengan cepat korban langsung menghubungi anggota Polsek dan langsung mengamankan pelaku di tengah jalan.
“Kami yang menerima laporan langsung mengamankan pelaku yang dibuntuti oleh korban. Sekarang pelaku sedang menjalani pemeriksaan,” beber Saogi.
Meski tas korban tidak bisa diambil oleh pelaku, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lecet di pundaknya karena sempat terjatuh. Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sebagai mana yang diatur dalam Pasal 365 KUHP. Selain itu, dalam Pasal 365 KUHP ayat 1 hingga ayat 4 menjelaskan bahwa perbuatan pencurian dengan kekerasan ini, ancamannya sembilan tahun bui.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman menambahkan, memang kasus ini menjadi atensi aparat kepolisian. Dan pihaknya akan mengintensifkan patroli dan operasi ke wilayahkan tersebut.
“Sehingga kami terus mengantisipasi berupa pencegahan dengan meningkatkan patroli,” kata kapolres belum lama ini.(jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here