Beranda Lombok Timur Dari Perhelatan Bursa Inovasi Desa DPMD Lotim

Dari Perhelatan Bursa Inovasi Desa DPMD Lotim

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA PEMAPARAN : Kadis PMD Lotim HM Juaini Taofik saat memaparkan tujuan Bursa Inovasi Desa, untuk kemajuan desa-desa di wilayah Lotim, kemarin.

Berharap Desa Lebih Inovatif, Manfaatkan ADD dan DD
Bursa Inovasi Desa kembali dihelat DPMD Lotim. Diharapkan dari pojok informasi yang disiapkan, bisa melahirkan gagasan cerdas. Kemudian dapat dikembangkan sesuai potensi desa masing-masing.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
DUA tahun terakhir ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Timur menghelat kegiatan Bursa Inovasi Desa. Konsep bursa inovatif tahun lalu titik beratnya lebih pada pengenalan bursa inovatif sendiri.
Bursa inovasi tersebut, menjadi wahana para pemangku kepentingan desa, untuk mengetahui praktek pembangunan desa yang dilakukan oleh desa lain. Apakah itu praktek pembangunan dilakukan desa-desa di NTB atau di Pulau Jawa. Apa dilihat melalui pamflet atau video, bisa dikonsultasikan. Dari apa yang dilihat itu, apakah bisa diterapkan di desa tersebut atau tidak. Tentu sesuai masalah dan potensi desa itu sendiri.
Selain itu, untuk berbuat meningkatkan kapasitas desa. Khususnya dalam mengembangkan ide-ide, dalam perencanaan pembangunan desa yang lebih inovatif. Sehingga dari tahun ke tahun kualitas pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bisa lebih baik. Inovasi desa ini merupakan implementasi Undang-undang Desa nomor 6 tahun 2014.
Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menaruh harapan besar pada semua Kepala Desa (Kades), mengikuti semua ketentuan dan aturan yang sudah ada. Apalagi ADD dan DD dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tentu, semakin besar anggaran yang dikelola pemerintah desa, akan semakin besar pula tantangannya. Jika tidak dikelola dengan baik, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan program lainnya, tentu akan sangat rugi. Bahkan bisa merugikan diri sendiri sebagai pemegang kewenangan pengelolaan anggaran.
Karena itu, Sukiman berharap untuk ADD dan DD bisa diatur dan dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat. Program satu desa satu ambulan, satu desa satu tempat pengelolaan sampah, untuk menunjang kebutuhan yang ada di desa, akan segera diwujudkannya.
“Kelola anggaran besar itu untuk kemaslahatan masyarakat. Jangan sampai disalah gunakan,”pesan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, sembari meminta semua Kades di Lotim, mencontoh Desa Labuhan Lombok yang sukses meraih juara 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi NTB. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here