Beranda Lombok Timur Upaya Pemda Lotim Tingkatkan Kualitas Kafilah Jelang STQ Tingkat Provinsi

Upaya Pemda Lotim Tingkatkan Kualitas Kafilah Jelang STQ Tingkat Provinsi

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA BERHARAP: Bupati Lotim melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra saat membuka TC di aula MTs Negeri Model Selong, kemarin.

Training Centre Kafilah, Diingatkan Tekun dan Disiplin Demi Meraih Sukses

Lotim haus prestasi. Berbagai upaya dilakukan pemerintah guna meningkatkan prestasi para perwakilannya, untuk berlaga dalam STQ tingkat provinsi nanti.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
KABUPATEN Lombok Timur (Lotim), salah satu daerah yang menjadi gudang cetakan qori’ dan qori’ah, hafiz, mufassir, serta lainnya. Bahkan di bidang olahraga, daerah ini banyak menghasilkan atlet berprestasi.
Dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim akan menghelat Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke XXV. STQ ini, akan melombakan 10 cabang lomba, diantaranya tilawatil qur’an tiga golongan, tahfiz Alquran lima golongan, mulai dari 1 juz hingga 30 juz, dan tafsir qur’an. Tentu untuk menghasilkan peserta yang berkualitas untuk menjadi wakil Lotim, Pemda Lotim melakukan Training Centre (TC). Peserta TC ini, merupakan orang-orang pilihan, diantaranya cabang tilawah sebanyak 8 orang, tahfiz sebanyak 10 orang dan dari kalangan mufassir sebanyak 2 orang. Termasuk yang di TC pemerintah adalah para pelatih. TC ini, melibatkan Lembaga Pendidikan Taman Qur’an (LPTQ) NTB. Sehingga secara keseluruhan berjumlah 25 orang. Tidak lain tujuan dari TC itu, meningkatkan kemampuan qori’ dan qori’ah, hafiz dan hafizah serta mufassir dan mufassirah, menjadi lebih baik dari sebelumnya. TC ini, dihelat pemerintah selama 20 hari kedepan.
TC dilakukan pemerintah, karena dalam perjalanan sejarah prestasi Lotim pada STQ tahun-tahun sebelumnya, sejak tahun 2013 lalu, Lotim menempati peringkat ke 7 dari 10 kabupaten/kota. Tahun 2014 naik peringkat menempati posisi ke 3. Namun tahun 2015, kembali turun peringkat dengan menempati posisi ke 7 dari 10 kabupaten/kota di NTB. Sedangkan tahun 2016 tetap di peringkat ke 7, dan tahun 2017 lalu berada di peringkat 6.
Diakui setiap STQ sejak beberapa tahun terakhir, Lotim belum meraih prestasi membanggakan. Karena itu, peserta TC diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan, di bawah bimbingan yang intens dari para pembimbing, serta meningkatkan motivasi untuk berprestasi.
Begitu pula para pembimbing, diharapkan mampu mentransfer ilmu dan pengalaman yang dimiliki, untuk menambah kemampuan para peserta, sesuai dengan teknik pengajaran yang tepat. Disamping itu, mudah dicerna peserta.
Selain sebagai ajang pembinaan dan memantabkan seni bacaan, serta untuk mengasah mental peserta. TC ini diharapkan mampu menjadi wahana mensyiarkan nilai, dan isi kandungan Alquran di tengah-tengah masyarakat. Karena membaca Alquran, adalah ibadah yang tentunya akan mendapatkan pahala. Terlebih, membacanya dengan mengikuti kaedah-kaedah, melafazkannya dan dilantunkan dengan suara yang merdu, indah dan penuh irama, serta murattal yang tepat.
“Ketekunan dan kedisiplinan dalam berlatih, adalah kunci untuk meraih sukses,” ucap Bupati Lotim melalui Asisten bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Lotim, Ahmad Sahabuddin, kemarin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here