Beranda Headline Pemprov Tingkatkan Promosi Pariwisata

Pemprov Tingkatkan Promosi Pariwisata

BERBAGI
HUMAS PROVINISI NTB FOR RADAR MANDALIKA BAHAS PARIWISATA: Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah saat memberikan materi pada Rakor pariwisata, kemarin.

MATARAM – Pemerintah Provinsi (NTB) bertekad meningkatkan promosi pariwisata NTB. Itu dilakukan pasca gempa bumi bumi menggoyangkan bumi di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa beberapa waktu.

Kemarin Pemprov bersama Pimpinan Daerah dan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota Se-Provinsi NTB beserta stakeholder dan penggiat pariwisata, melakukan rapat koordinasi khusus program kepariwisataan NTB pasca gempa. Rakor tersebut bertujuan mendukung misi ke tiga dan ke tujuh NTB Gemilang yang diusung oleh Zul Rohmi dalam bidang pariwisata. ‘Mewujudkan 100 Desa Wisata, Mewujudkan Direct Flight antar Pulau di NTB dan menyelenggarakan Event berskala Internasional’. Saat ini, barometer pariwisata tidak lagi diukur dari seberapa banyak pengunjung yang datang, tetapi sebarapa besar pariwisata menciptakan peluang pekerjaan untuk masyarakat.

Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah merasa bangga hadir di antara orang-orang yang memiliki passion dalam pariwisata. Menurutnya, 10 tahun perkembangan pariwisata NTB luar biasa, masyarakat dunia menoleh karena cover yang bagus, tetapi untuk mengelolanya butuh “the right man on the right place” yang memiliki passion sama, mau bersinergi dan fokus dalam mengembangkan pariwisata, serta diperlukan kerja keras dari semua elemen masyarakat untuk mewujudkannya, karena modal keinginan saja tidak cukup.
Wagub membeberkan lima aspek dalam keberhasilan perkembangannya pariwisata yaitu, kondisi alam yang indah, budaya yang luhur, makanan yang khas, masyarakat yang touris minded dan kesan yang baik. Menurutnya, hal itu merupakan modal yang telah dimiliki NTB saat ini. Pasca bencana yang melanda NTB, semua daerah diminta bersinergi bersama dalam membangkitkan keterpurukan pariwisata. Wagub yakin, recoveri pariwisata bisa dilalui dengan mudah jika dibarengi dengan sinergitas semua pihak.

Sementara itu, Sekda NTB, Rosiady Sayuti menyampaikan branding destinasi wisata di Lombok – Sumbawa pasca gempa perlu dilakukan. Hal itu sebagai upaya meningkatkan promosi dalam rangka normalisasi pariwisata NTB pascagempa. Branding wisata halal, kata dia ditujukan untuk semua destinasi Lombok-Sumbawa, setidaknya NTB punya pantai serta satu dari tiga Gili seperti Gili Meno dilabeli halal, sehingga wisatawan tidak ragu saat makan dan beribadah.
“Tapi halal tourism is not for moslem only,” ujar Sekda.
Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy yang juga sebagai salah satu pemateri dalam rakor tersebut mengatakan, bencana gempa yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata menurun hingga 80 persen. Imbasnya, pada penyedia jasa Restoran dan Hotel. Untuk itu, Sukiman berharap dalam Rakor akan dibahas alternatif pilihan selain menggaet wisata plat merah dengan mengundang ke acara resmi dan event internasional.

Sementara itu, Ketua KONI NTB, Andi Hadianto melihat pengembangan potensi sport tourism di NTB pasca gempa banyak tertunda, hal itu karena banyak dana telah dialihkan untuk mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi.
Andi menambahkan, potensi sport tourism di luar Pulau Lombok seperti di Bima, cocok untuk olahraga Ekstrim Bike Camp atau Trail Run. “Paralayang Insyaallah mendunia,” tutupnya. (adv/cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here