Beranda Kriminal HP Diduga Hasil Curian Dijual Online

HP Diduga Hasil Curian Dijual Online

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Inilah barang bukti HP yang diduga hasil curian dan terduga penadah yang diamankan di Makopolres Lobar, kemarin.

LOBAR —Masyarakat yang membeli handphone secara online, harus lebih berhati-hati. Baru-baru ini, Reserse Kriminal Polres Lobar mengungkap penjualan HP melalui media sosial (medsos) yang diduga hasil curian. HP berbagai merek itu diperoleh polisi dari seorang terduga penadah inisial AD. Ia diamankan di kediamannya, Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi belum lama ini.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari laporan pencurian yang terjadi di Desa Terong Tawah. Atas laporan itu, dilakukan penyelidikan dan pengintaian. Hasilnya diperoleh informasi atas dugaan penjualan barang curian melalui medsos. “Pas kita melakukan pengeledahan dirumahnya (AD), HP yang dilaporkan dicuri itu ada di AD,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Priyo Suhartono yang ditemui di Makopolres Lobar, kemarin.
Dari tangan terduga penadah, diperoleh 11 unit smartphone berbagai merek dengan kotak yang diduga palsu. Serta uang tunai Rp 4,8 juta. Terduga penadah mengaku memperoleh belasan unit smartphone itu dari seorang temannya inisial AG. “Kemungkinan besar AG ini pelaku pencuriannya. AG menyerahkan barang kepada AD untuk dijual melalui online,” bebernya.
Bisnis ini sudah ditekui AD sekitar tiga bulan. Berbagai smartphone diduga curian itu dijual melalui online dengan harga bervariasi, sesuai tipe dan jenisnya. Kini AD telah diamankan bersama barang bukti di Makopolres Lobar. Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus ini dengan mengecek keabsahan nomor IME antara HP dengan kotak HP.
Termasuk melakukan pengejaran terhadap pelaku AG yang sudah dikantongi identitas dan alamatnya. AD dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadah barang curian dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 4 tahun. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here