Beranda Headline Dua Perusahaan Tembakau Diduga Tak Berizin

Dua Perusahaan Tembakau Diduga Tak Berizin

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA CEK: Salah satu gudang perusahaan tembakau yang dicek tim.

PRAYA —Tim Pengengendalian, Penanganan Pasca panen tembakau virginia Lombok Tengah (Loteng) turun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah perusahaan tembakau. Hasil sidak ditemukan ada dua perusahaan tembakau belum memiliki izin alias bodong. Izin yang tidak dimilki izin operasional maupun izin gudang.

Kabag Ekonomi Setda Loteng, Ihksan mengungkapkan, dua perusahaan yang diduga illegal itu ditemukan di lapangan beropreasi dan melakukan pembelian tembakau petani. Hal ini tentu sangat merugikan pemerintah, sebab mereka tidak selama ini tidak dikenakan pajak bea cukai. Padahal dalam aturannya, selain mereka harus memilik izin, sebagai syarat untuk beropreasi mereka harus mempunyai mitra binaan dari kalangan petani tembakau .
“Dengan adanya perusahaan tembakau ilegal ini tentu sangat merugiakan pemerintah,” kata Ikhsan, kemarin.
Dia menjelaskan, adanya perusahaan illegal ini, di satu sisi sangat menguntungkan para petani. Namun di sisi lain perusahaan ini, tidak sesuai dengan prosedur dan melanggar aturan yang ada. Sehingga pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil dua petinggi perusahaan tersebut.
“Untuk nama perusahaan itu besoklah kalian tahu kalau sudah ada panggilan,” ujarnya.
Namun mengenai sanksi yang akan diberikan, tentunya akan dilakukan pendalaman, dengan terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan pihak aparat Sat Pol PP untuk menegakkan peraturan daerah.
“Kalau yang melakukan pelanggaran perusahaan resmi akan cepat kita berikan sanksi. Sementara kalau perusahaan illegal, kita tentunya masih melakukan pendalaman,” ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Loteng untuk intens turun melakukan pemantuan pada perusahaan-perusahaan tembakau tersebut. Sebab, pihaknya menilai masih banyak perusahaan yang masih belum mengatongi izin dari pemerintah.
“Dinas Pertanian harus aktif melakukan pemantuan perusahaan tembakau ini,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here