Beranda Headline Tekan Angka Kemiskinan, Desa Diwajibkan Bangun RTLH

Tekan Angka Kemiskinan, Desa Diwajibkan Bangun RTLH

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PROSES: Kades Kerembong, Suhirmayadi (pakai topi) meninjau pengerjaan RTLH dari pemerintah di desanya beberapa waktu lalu.

PRAYA —Semua desa di Lombok Tengah mulai tahun ini diwajibkan turut menekan angka kemiskinan. Salah satu caranya dengan program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). “Minimal satu desa itu lima unit RTLH. Dananya bisa diambil dari dana desa (DD),” ujar Kepala DPMD Loteng, Jalaludin, kemarin.
Dikatakan, arahan pengalokasian RTLH ini bersifat wajib, bukan sekadar edaran. Sebab, sudah ada pedoman berupa peraturan bupatinya (Perbup). Yang mana nantinya itu menjadi pedoman desa untuk menyusun APBDes di tahun depan. Untuk besaran anggarannya sendiri, Jalal mengaku maksimal 35 juta per unit. Sedangkan desainnya menggunakan perencanaan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Loteng.
Diakui Jalal, salah satu program wajib desa ini sangat membantu desa dan Pemkab untuk mengurangi angka kemiskinan di Loteng.
“Yang melakukan perencanaan kan desa. Saya yakin Pemdes tahu mana program desa yang bisa diganti untuk diselipkan program RTLH ini,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here