Beranda Headline Pencuri Senpi Milik Polisi Didor

Pencuri Senpi Milik Polisi Didor

BERBAGI
POLRES LOTENG FOR RADAR MANDALIKA RASAKAN: Pelaku pencuri Senpi saat mendapatkan perawatan di RSUD Praya, Senin dini hari.

PRAYA —Sungguh nekat aksi yang dilakukan Sangakap alias Amak Anto, 52 tahun warga Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur ini. Ia nekat mencuri senjata api (Senpi) milik anggota polisi, Suprianto Putrayadi yang bertugas di Lotim. Dari kasus ini, aparat Polres Loteng pun bergerak dan menangkap Amaq Anto, Senin dini hari.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP AKP Rafles P Girsang mengatakan, pelaku sering keluar masuk penjara dengan beragam kasus kejahatan yang dilakukannya. Bahkan sebelum ditangkap, pelaku pernah masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Kami menangkap pelaku di Dusun Timuk Kokoh Desa Beleka dalam posisi sedang tidur di berugak,” terang Kasat Reskrim, kemarin.
Rafles menegaskan, tersangka yang merupakan spesialis pencurian itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di betisnya. Sebab, dia berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap di rumahnya. Dari tangan pelaku, aparat berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) berupa satu pucuk senjata api beserta 14 butir amunisi kaliber 38, dan empat buah kelongsong amunisi milik korban yang telah dicurinya.
“Terpaksa kita tembak kakinya. Tapi pada saat kejadian, kami membawanya untuk mendapatkan perawatan di RSUD Praya,” ceritanya.
Menurut Kasat Reskrim, tidak ada warga yang keluar saat penangkapan dilakukan karena saat itu warga sekitar sedang tidur pulas. Sehingga membuat pihaknya dengan gampang membekuknya.
Ia menjelaskan, pelaku berhasil mencuri senjata api pada Jumat tanggal 24 Agustus lalu. Dimana sekitar pukul 04.00 Wita di rumah korban, pelaku mencuri satu pucuk senjata api, beserta 18 butir amunisi, baju, kain sebanyak 50 lembar, kain sarung 20 lembar dan tas pinggang korban. Sehingga, korban langsung melaporkanya ke Polres.
“Pelaku ini merupakan kelompok pencuri yang sering beraksi di wilayah Janapria, Praya Timur dan Praya Tengah,” bebernya.
Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 363 dengan ancaman hukuman tujuh tahun bui. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here