Beranda Lombok Utara Literasi untuk Membangun Negeri

Literasi untuk Membangun Negeri

BERBAGI
ABI/RADAR MANDALIKA BANTUAN: Forum Literasi Indonesia dan IGI Kota Bekasi saat menyerahkan bantuan kepada anak-anak korban gempa, Sabtu lalu.

KLU —Forum Literasi Indonesia bekerja sama dengan Komunitas Binjai Kota Cerdas, Ikatan Guru Indonesia ( IGI) Kota Bekasi memberikan bantuan literasi pendidikan kepada sejumlah korban gempa Lombok Utara, Sabtu (20/10). Bantuan seperti alat tulis, tas dan buku bacaan tersebut diserahkan langsung kepada anak-anak yang tergabung dalam Klub Baca Perempuan Dusun Prawira, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung.
“Kita harap bantuan ini dapat membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat, khususnya anak-anak untuk tetap meningkatkan literasi,” ujar Rina Sugiartinengsih M.Pd, perwakilan dari IGI Kota Bekasi dan Forum Literasi Indonesia.
Dijelaskannya, gempa 7.0 SR lalu telah menghancurkan bangunan yang digunakan untuk para pegiat literasi Klub Baca Perempuan Dusun Prawira. Taman baca ini sering digunakan anak-anak binaan Ibu Nursyida Syam untuk berkreasi. Baik latihan mendongeng, tari tradisional, belajar IT hingga kegiatan-kegiatan lainnya untuk meningkatkan kompetensi anak dalam bidang literasi.
“Sejak lama taman baca ini dibangun secara swadaya. Perlahan namun pasti mulai dilirik dan berkembang. Namun bencana alam lalu meratakan gedung, sehingga anak-anak sekarang terpaksa latihan di bawah tenda,” ujar Rina merasa prihatin atas keadaan seperti ini.
Sementara itu, Sekretaris IGI Lombok Utara, Maria Ulfa sangat berterimakasih atas atensi dari pihak Forum Literasi Indonesia, Komunitas Binjai Kota Cerdas dan IGI Kota Bekasi yang sudah berkesempatan ke Lombok Utara. Tentu apa yang disalurkan ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak korban gempa.
Untuk diketahui, Klub Baca Perempuan Dusun Prawira merupakan sekolah alam yang digagas oleh Nursyda Syam. Dalam aktivitasnya, anak-anak mengembangkan kreatifitasnya, baik dalam berpuisi, belajar tari, dance, dan kegiatan aktivitas membaca rutin yang digalakkan setiap sore harinya. Dimana kata Maria pasca gempa yang melanda beberapa waktu lalu Klub Baca Perempuan ini tetap menjalankan aktifitas belajar meskipun bangunan telah runtuh. (abi/cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here