Beranda Headline Judi Sabung Ayam di Batu Bolong Digerebek

Judi Sabung Ayam di Batu Bolong Digerebek

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA DIBUBARKAN: Sejumlah orang saat lalulalang di arena judi sabung ayam, Sabtu lalu.

PRAYA —Untuk kesekian kalinya, arena judi sabung ayam di Dusun Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya digerebek. Namun kali ini, pasukan loreng TNI yang melakukan operasi, Sabtu lalu.
Dalam aksi penggerebekan ini, beberapa kali informasinya pasukan loreng melepas tembakan peringatan ke udara. Para penjudi ayam pun dibikin kocar-kacir di lokasi judi sabung ayam.
Danramil Praya Barat Daya, Inf I Made Genjong yang dikonfirmasi menegaskan, tidak benar jika ada anggotanya melakukan operasi dengan memukul para penjudi dan warga. Ia membenarkan jika dilakukan tembakan peringatan.
“Tembakan kami keluarkan, tapi hanya sebatas peringatan saja,” tegasnya via wa, Sabtu lalu kepada wartawan.
Made menegaskan, untuk kabar adanya dugaan uang setoran kepada anggota dari sumber hasil judi sabung ayam, Made memastikan semua itu tidak benar. Jika ada anggotanya yang meminta setoran, pihaknya berharap agar warga melaporkan ke dia agar ditindak tegas.
“Apa dikatakan oleh warga tidak benar, karena kami sekali lagi tidak pernah sampai memukul orang saat melakukan penggerebekan,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam pengakuan seorang warga setempat Amaq Jidah mengaku menyangkang aksi penggerebakan dilakukan anggota TNI Koramil Praya Barat Data. Pasalnya, saat dilakukan penggerebekan anggota mengeluarkan tembakan hingga puluhan kali, dan sempat memukul para penjudi yang sedang asyik judi adu ayam jantan.
“Penggerebekan dilakukan oleh enam anggota sekitar pukul 11.00 Wita, tiba-tiba datang menggunakan kendaraan patroli sembari membawa senjata laras penjang ke arena. Tapi saya sayangkan kenapa harus mengeluarkan tembakan dan memukul,” protes Amaq Jidah saat ditemu di rumahnya, Sabtu (20/10) lalu.
Amaq Jidah mengungkapkan, sebenarnya pihaknya sangat memahami tugas dari aparat melakukan penggerebekan. Namun, disayangkan sampai ada aksi pemukulan. “Saya teringat saat anggota membanting ayam serta sempat menendang penjual nasi yang ada di sekitar arena. Meski yang diamankan hanya beberapa ekor ayam, tetap kami keluhkan tindakan keras itu,” tegasnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here