Beranda Mataram RPU Belum Miliki Standarisasi Higienitas

RPU Belum Miliki Standarisasi Higienitas

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA AYAM POTONG: Daging ayam dijual salah satu pedagang di pasar tradisional. Keberadaan Rumah Potong Unggas (RPU) milik Pemkot Mataram, belum memenuhi standar higienitas.

MATARAM —Keberadaan Rumah Potong Unggas (RPU), belum diminati semua peternak untuk tempat pemotongan unggas. Semisal PT Baling-baling Bambu. Memilih menggunakan tempat pemotongan miliknya sendiri, daripada menggunakan fasilitas milik Pemkot Mataram.
Padahal, untuk bisa di pangsa pasar tertentu dibutuhkan standarisasi khusus. Salah satunya harus ada sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Untuk MUI, kita sudah dibantu dinas. Karena RPU yang sesuai standar belum ada di Mataram,” kata Fathurrahman dari PT Baling-Baling Bambu.
Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H Mutawalli mengakui, RPU milik Pemkot Mataram yang berada di Pagesangan belum sesuai standar. “Standar itu salah satunya higienitasnya harus tinggi. RPU belum ada itu,” katanya.
Namun untuk standarisasi halal, disebutnya, sudah semua terpenuhi. Apalahgi MUI telah aktif memberikan sosialisasi hingga mengecek RPI. Standar higienitas itu hanya salah satu. Lainnya dari sisi kualitas, dan umur ayam harus perhatikan. Begitu juga kualitas daging terseleksi secara otomatis. “Itu yang belum kiya mampu,” akunya.
RPU selama ini sudah dipakai pengusaha lokal. Tawarkan ke pengusaha pemotongan skala besar, belum disanggupi. Kalau saja pengusaha bersedia, Mutawalli siap melengkapi fasilitas apa yang kurang. “Alasan mereka, lokasi RPU juga kejauhan,” pungkasnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here