Beranda Lombok Timur Tak Sepakat Kades Disebut Bodoh

Tak Sepakat Kades Disebut Bodoh

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA H Rumaksi

LOTIM – Ucapan salah satu pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur (Lotim) demisioner, membuat Wakil Bupati Lotim H Rumaksi tegas menyatakan tidak sepakat. Ucapan yang tidak disepakati Wabup, pengurus tersebut saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban mengatakan, setiap pemerintah membahas peraturan perundang-undangan sebelum disahkan agar turun konsultasi publik. Tidak mengabaikan kades-kades yang dinilainya bodoh.

“Saya tidak sepakat Kades dikatakan bodoh,” tegas Rumaksi saat membuka Musda IV FKKD Lotim, di gedung Dharma Wanita Selong, kemarin.
Menurutnya, jabatan kades merupakan jabatan strategis. Tinggal bagaimana para kades menajamkan taring dan tidak berpuas diri sekadar menjadi kades. Banyak cara menajamkan taring sebagai seorang kades.
“Kades banyak yang sukses menjadi dewan di provinsi. Termasuk menjadi Wakil Bupati,” tegasnya lagi.
Pada kesempatan itu, ia mengingatkan kades untuk terus berjuang. Bahkan dalam pelaksanaan pemerintahan, ia inginkan para kades tidak saja fokus pada infrastruktur fisik. Melainkan bagaimana fokus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sehingga, taraf ekonomi masyarakat bisa meningkat. Harus terjadi sinkronisasi program fisik antara pemerintah kabupaten dengan desa, sehingga desa bisa lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan ekonomi.
“Kita inginkan itu, jelas dalam pembangunan fisik di desa, mana porsi untuk kabupaten dan desa. Jika sudah jelas dan sinkron dengan di kabupaten, termasuk sinkron dalam hal anggaran pemberdayaan ekonomi masyarakat, hasilnya nanti akan kelihatan,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here