Beranda Lombok Barat Korban Gempa Kesulitan Air Bersih

Korban Gempa Kesulitan Air Bersih

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA SALURKAN: Jajaran Polres Lobar saat menyalurkan air bersih ke wilayah Batulayar beberapa waktu lalu.

LOBAR —Korban gempa di perbukitan Desa Batulayar Barat, dilanda kesulitan air bersih. Kondisi itu diperparah dengan kekeringan yang kerap dialami warga di tiga dusun desa setempat.

Kepala Desa Batulayar Barat, H Darmawan mengaku, warganya hanya mengandalkan bantuan air bersih yang diterima dari berbagai pihak untuk kebutuhan hidup. Seperti dari Dinas Sosial, PMI dan Polres Lobar. Dropping air bersih diterima dua sampai tiga kali perhari dari instansi tersebut.
Dari enam dusun, tiga dusun menjadi langganan kekeringan setiap tahunnya. Tiga dusun itu adalah, Batulayar Selatan, Batu Bolong Griya dan Batulayar Utara. Ketiganya termasuk wilayah yang terdampak gempa. “Mereka butuh suplai air. Walaupun dropping air lancar, tapi beberapa waktu terakhir menurun intensitasnya,” ungkap Darmawan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Ia mengaku kerap menerima laporan permintaan air bersih dari warganya. Pemerintah desa hanya bisa bersurat ke beberapa instansi tersebut guna bantuan dropping air. Meski belum mencukupi kebutuhan warga untuk beberapa hari. Diperparah dengan debit air pipa PDAM yang tidak terlalu besar.
Keberadaan sumur bor di Dusun Batu Bolong Duduk, hanya bisa memenuhi kebutuhan warga setempat. Proyek Pamsimas yang belum lama diterima, masih tahap pengerjaan. “Kalau sudah dibangun kita berharap bisa mengatasi persoalan kekeringan yang melanda tiap tahun,” harapnya.
Kasi Logistik BPBD Lobar, Tohri mengaku terkendala armada dan anggaran untuk menyuplai air ke daerah kekeringan. Terutama yang terdampak bencana. “Ke Batulayar sudah kami dropipng air. Itu yang terakhir bisa kita lakukan, karena dana sudah habis,” katanya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here