Beranda Lombok Barat Rajawali Foundation Beri Trauma Healing

Rajawali Foundation Beri Trauma Healing

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BERCERITA: Beginilah suasana saat Rajawali Foundation menyampaikan “Kita Bercerita” kepada siswa SD yang ada di desa Mekar Sari dan Desa Penimbung Kecamatan Gunung Sari, kemarin.

LOBAR —Bencana gempa bumi yang melanda Lombok, membuat Rajawali Foundation datang memberikan bantuan trauma healing. Sasarannya adalah ratusan siswa dari dua Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Barat. Para pelajar diberikan kegiatan bernama “Kita Bercerita”. Seperti yang digelar di SD 1 Mekar Sari dan SD 1 Penimbung Kacamatan Gunung Sari, kemarin.
Managing Director Corporate Affairs and Business Development Rajawali Corpora, Satrio Tjai menerangkan, Gerakan Kita Bercerita, dipusatkan di dua sekolah. Yakni SDN 1 Mekar Sari, dengan 125 siswa mendapatkan bantuan. Kemudian di SDN 1 Penimbung, Desa Penimbung Kecamatan Gunung Sari. Bantuan diberikan kepada 125 siswa. “Sukarelawan akan menghibur anak-anak korban gempa. Seperti membawakan cerita tentang keragaman Indonesia menggunakan boneka tangan dan buku cerita,” ungkapnya.
Selain bercerita, adapula beberapa kegiatan lain. Seperti yel-yel, bernyanyi dan memberikan hadiah hiburan kepada sebagian siswa yang hadir. Menurutnya metode penanganan ini berdasarkan kebutuhan korban. Terutama untuk pemulihan emosional, intelektual, dan spiritual. Sehingga diharapkan mampu memulihkan kondisi korban bencana secara menyeluruh.
“Kita Bercerita lebih masuk kepada pemulihan dengan aspek emosional, dan intelektual dengan metode terapi psikis melalui terapi bermain. Yaitu memanfaatkan media permainan dan tarian guna mengekspresikan emosi si anak,” terangnya.
Kegiatan “Kita Bercerita” untuk anak usia dini ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat. Khususnya dalam mempererat hubungan dalam keluarga. Serta membangun karakter dan meningkatkan kompetensi anak untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. “Dengan manfaat yang begitu besar, kegiatan bercerita ini menjadi satu cara edukasi yang mudah dan murah dalam meningkatkan kualitas generasi Indonesia pada masa mendatang,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Rajawali Foundation, Agung Binantoro mengatakan, target utama kegiatan ini adalah orang tua yang memiliki anak berusia dini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan budaya bercerita kepada anak. Selain itu dalam program ini, Rajawali Foundation juga menyalurkan bantuan komputer bagi dua sekolah yang dikunjunginya.
Penyaluran bantuan untuk korban bencana gempa bumi di NTB ini merupakan implementasi program Peduli Bencana dari Rajawali Foundation. “Kami berharap, kegiatan ini dapat mampu memulihkan kondisi korban bencana. Khususnya anak-anak,” ujarnya.  (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here