Beranda Lombok Barat Pelamar CPNS Tembus 9 Ribu Lebih

Pelamar CPNS Tembus 9 Ribu Lebih

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA REKAP: Panitia penerimaan CPNS BKDPSDM Lobar sedang memverifikasi kelengkapan syarat dokumen pelamar, baik online maupun berkas, kemarin.

Hari Terakhir Pendaftaran CPNS
LOBAR—Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) sudah memasuki hari terakhir, kemarin. Di sisa hari pendaftaran, jumlah pelamar untuk seluruh formasi di Lombok Barat (Lobar) mencapai 9 ribu lebih.
Berdasarkan data panitia penerimaan CPNS Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar. Hingga tanggal 14 Oktober 2018, pelamar online mencapai 9.214 orang. Terdiri dari formasi umum 9.181 dan khusus 31 pelamar.
Sedangkan berkas yang sudah diterima panitia dari pengiriman pos hingga 13 Oktober 2018 sebanyak 4.508. Dari jumlah itu, terdapat beberapa berkas yang sudah terverifikasi dan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). “Untuk hari ini (kemarin, Red) belum kita rekap. Karena masih menunggu sampai pukul 23.59 WIB. Mungkin besok pagi baru bisa direkap totalnya,” terang Kasubid Pengadaan BKDPSDM Lobar, Deni Satriawan yang ditemui disela proses verifikasi berkas, kemarin.
Terkait berkas yang dinyatakan TMS itu, dikarenakan beberapa syarat tidak sesuai ketentuan yang diminta. Mulai dari legalisir ijazah maupun transkip nilai yang tidak sesuai ketentuan. Hingga surat lamaran yang tidak tertulis tangan. Sudah dipastikan, berkas yang dinyatakan TMS tidak lolos ke tahap berikutnya.
Pihaknya masih menunggu dua sampai tiga hari kedepan untuk penerimaan berkas melalui pos. Mengingat batas pengiriman berkas hingga 15 Oktober 2018. Namun berkas yang diterima itu sesuai tanggal yang tertera pada bukti pengiriman pos pada tanggal 15 Oktober.
Berbeda dengan formasi Khusus untuk tenaga honorer K2. Bagi pelamar K2 yang sudah berhasil mendaftar online, bisa langsung mengantarkan berkasnya ke BKDPSDM tanpa melalui pos. “Untuk pendaftaran online dan pengiriman berkas terakhir 15 Oktober,” ungkapnya.
Dari seluruh formasi yang ada, bahasa Inggris paling diminati pelamar. Bahkan data sementara menyebutkan, pelamarnya mencapai sekitar 1.400 orang lebih. Untuk formasi khusus K2, dari 37 kuota sudah terdapat 31 pelamar. Jumlah itu terbilang kurang jika melihat jumlah tenaga honorer di Lobar yang mencapai ribuan lebih. Hingga batas akhir pendaftaran, kekurangan enam kuota CPNS itu bisa hangus. “Kalau tidak ada yang ngisi enam itu, artinya akan kosong,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here