Beranda Praya Metro Pecinta Layang-Layang Bikin Komunitas

Pecinta Layang-Layang Bikin Komunitas

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA LAYANG-LAYANG: Sejumlah warga Desa Kelebuh yang tergabung dalam komunitas tengah membuat layang-layang.

PRATENG —Permainan layang-layang di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah terus berkembang. Bahkan saat ini sejumlah warga telah membentuk komunitas layang-layang, bahkan sudah memiliki sekretariat layaknya lembaga profesional.

Ketua Komunitas Layang-Layang Desa Kelebuh, Muksin menuturkan, lembaga yang dibentuk awal 2018 tersebut merupakan wadah bagi para pecinta layang-layang untuk menyalurkan hobinya. Tidak kalah pentingnya, komunitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat, khususnya para remaja terhadap permainan layang-layang yang selama ini semakin dilupakan. Padahal, layang-layang merupakan salah satu permainan tradisional yang harus tetap dilestarikan.
“Sekarang anggota kami sudah puluhan orang. Kita bentuk komunitas ini biar tetap eksis,” ujar pria yang juga Kades Kelebuh non aktif ini.
Ia juga menjelaskan, terhadap keberadaan sekretariat komunitas tidak sekadar tempat berdiskusi. Akan tetapi, dijadikan pusat kerajinan dan tempat berkumpulnya warga untuk membuat layang-layang. Yang mana, anggotanya dari puluhan pecinta layang-layang dari berbagai dusun. Alasan lainnya, pembuatan layang-layang dalam ukuran besar atau yang biasa disebut layang-layang hias dan kreasi ini tergolong rumit. Hal ini dikarenakan ukuranya yang bisa mencapai 4 meter. Sebab untuk pembuatan satu layang-layang saja, bisa memakan waktu hingga dua pekan. Selain itu, tahapan pembuatannya dimulai dari pembentukan rangka sesuai bentuk yang diinginkan. Mulai dari kreasi berbentuk hewan, kapal dan motif unik lainnya.
“Untuk sementara hasilnya tidak kita dijual. Tapi kalau prospeknya ke depan bagus, kenapa tidak kita arahkan untuk itu,” katanya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, permainan layang-layang di desanya awalnya hanya diminati segelintir orang saja. Namun setelah Kelebuh memborong juara lomba layang-layang tingkat kabupaten tahun lalu, penggemar layang-layang meningkat pesat. Oleh karena itu, ke depan pihaknya berencana mengadakan festival layang-layang dengan melibatkan komunitas dari berbagai wilayah di Pulau Lombok. Tidak itu saja, rencananya pihaknya baik melalui desa maupun komunitas bakal mendatangkan peserta dari luar daerah, termasuk Bali.
“Kami juga berharap permainan layang-layang mampu mendongkrak pariwisata Loteng di masa mendatang,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here