Beranda Headline Bangunan Jalan Cilinaya Akhirnya Dibongkar

Bangunan Jalan Cilinaya Akhirnya Dibongkar

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA BONGKAR: Bangunan di atas saluran di Jalan Cilinaya akhirnya dibongkar, kemarin.

Khusus Berada di Atas Saluran

MATARAM—Bangunan yang berada di atas saluran di Jalan Cilinaya akhirnya dibongkar, kemarin. Terdapat 65 lokal bangunan dengan 35 pemilik yang berderet sepanjang jalan di sisi barat Mataram Mal. “Sebagian ada yang sudah bongkar sendiri. Sisa 17 lokal yang belum dibongkar, sekarang kita bongkar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, H Mahmudin Tura yang memantau langsung pembongkaran, kemarin.
Sebelum turun membongkar, surat peringatan telah diberikan hingga tiga kali. Termasuk dikeluarkan Surat Perintah Penertiban Bangunan (SP2B). “SP2B dikeluarkan wakil wali kota untuk pembongkaran paksa. Mereka dikasih waktu sampai 14 Oktober. Jadi tim turun 15 Oktober hari ini (kemarin, Red),” jelasnya.
Tim pembongkaran dan penertiban bangunan melibatkan Pol PP, Dishub, Dinas Perdagangan, kepolisian, TNI hingga Kejaksaan. Dari belasan bangunan yang dibongkar, terdapat dua pemilik bangunan yang meminta kebijakan agar diberikan waktu tambahan untuk pembenahan bangunan serta agar tak dibongkar paksa. “Kita berikan waktu, tapi maksimal dua hari. Bagian yang harus dibongkar, tetap kita bongkar sebagian. Kita kasih kesempatan dua hari,” katanya seraya menyebut, dua pemilik itu adalah Rumah Makan Asano dan toko di sebelahnya.

Setelah bangunan dibongkar menggunakan alat berat, pelat beton penutup saluran selanjutnya dibongkar. Selanjutnya, pengawasan tetap dilakukan Satgas Penertiban Bangunan. Meski diakui, terdapat beberapa titik yang terlewatkan. Namun pelan-pelan tetap akan ditertibkan.
Setelah membongkar bangunan di Jalan Cilinaya, sasaran berikutnya adalah penertiban toko yang menggunakan atap tambahan menggunakan tiang di bagian depan bangunan. Sehingga menggunakan fasilitas umum, seperti tempat parkir. “Ada beberapa pemilik toko sadar sudah bongkar sendiri,” sebutnya.
Lokasi yang akan ditertibkan berada di Jalan Bung Karno, dan Bung Hatta. “Target tuntas di sini (Jalan Cilinaya seminggu, baru pindah,” tegasnya seraya menyebut, teridentifikasi 50an bangunan yang melanggar. Namun ada yang sudah membongkar sendiri. “Tinggal sedikit yang belum. Semua sudah kita surati dari tahun 2017,” imbuhnya.
Dinas PUPR juga sudah mengantongi lokasi penertiban selanjutnya adalah di kawasan bisnis Cakranegara. Mengingat kawasan Cakranegara sudah ditata Satker PBL, namun faktanya belum sesuai keinginan. Terutama soal parkir. “Toko-toko masih pakai trotoar untuk parkir. Itu yang akan ditertibkan,” katanya.
Dengan langkah tegas ini, ia meyakini akan besar pengaruhnya. Masy akan berpikir panjang untuk tidak taat aturan. Karena begitu melanggar, akan langsung dibongkar,” pungkasnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here