Beranda Headline Mayat Bayi Dibuang Di Tempat Sampah

Mayat Bayi Dibuang Di Tempat Sampah

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA TERBUNGKUS: Jasad bayi malang itu langsung dimakamkan oleh warga Desa Bagek Polak Barat di TPU desa setempat.

LOBAR —Warga Desa Bagek Polak Barat Kecamatan Labuapi dihebohkan dengan penemuan mayat bayi, Sabtu (13/10) lalu. Mayat bayi yang terbungkus plastic dan kain hijau itu, ditemukan sekitar pukul 09.30 wita oleh pemulung di tempat pembuangan sampah Dusun Jokot Selatan, desa setempat.
Saat ditemukan mayat bayi malang itu sudah mengeluarkan bau menyengat. Sontak penemuan itu membuat warga beramai-ramai ingin melihatnya. Penemuan itu langsung mendapat penanganan pihak Kepolisian.
“Saya kira bungkusan apa, terus saya buka plastic pertamanya, terus kelihatan kain hijau, pas say buka lagi ada plastic lagi. Pas dibuka kelihatan manusia(bayi), keluar baunya,” ujar Sahnam pemulung yang menemukan.
Ia tak menyangka plasting yang dikira berisi kaleng bekas itu ternyata mayat bayi. Merasa kaget, ia lantas melaporkan penemuan itu kepada pihak Dusun maupun pihak kepolisian.
Mayat bayi berkelamin laki-laki itu langsung dibawa ke puskesmas pembantu (Postu) desa setempat untuk divisum. Hasilnya diperkirakan jika mayat itu sudah dibuang semenjak seminggu yang lalu. Sebab kondisi mayat bayi itu yang sudah membengkak kebiruan. Selain itu badan bayi itu telah kaku tanpa adanya ari-ari. Namun tidak ditemukan adanya luka-luka.
“Sudah kaku juga kwatirnya kalau digerakan malah patah (badannya),” ujar Bidan desa setempat, Nadratul Naim selepas pemeriksaan.
Selain itu diperkirakan jika bayi ini baru berusia sekitar sepekan. Bahkan dilahirkan dengan keadaan normal, dengan perkiraan bobot mencapai 4 kg.
“Badanya memar semua dan kulit sudah mulai kelupas,” imbuhnya.
Kepala Desa Bagek Polak, Hasmak Tasar mengaku jika peristiwa penemuan mayat bayi ini baru pertama kali terjadi di desanya. Pihaknya memutuskan untuk langsung menguburkann mayat bayi itu. Mengingat kondisi jasadnya yang telah mengeluarkan bau tidak sedap.
“Kita sepakat langsung menguburkan habis pemeriksaan itu,” sambungnya.
Sementara itu Kapolsek Labuapi, Iptu Sugeng Aristo mengaku jika kasus pembuangan mayat bayi itu kini ditangapi oleh Polsek Labuapi. sejumlah keterangan atas penemuan bayi itupun sudah diperoleh dari pemulung dan beberapa pihak desa. Untuk selanjutnya dilakukan lidik.
“Tetap menjadi bahan lidik kepolisian, moga-moga bisa kebongkar siapa pelaku pembuang bayi itu,” pungkasnya. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here