Beranda Headline Ditinggal Isteri ke Malaysia, Suami Gantung Diri

Ditinggal Isteri ke Malaysia, Suami Gantung Diri

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA GANTUNG DIRI : Polisi saat menurunkan dan membuka ikatan tali yang menjerat leher korban, Jumat (12/10) lalu.

LOTIM – Diam-diam ditinggal isteri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) melalui Batam, MA alias Klip, 37 tahun asal Dusun Lendang Bayun, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lotim mengambil jalur pintas untuk mengakhiri hidupnya.

Dia memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali nilon sepanjang 8 meter di rumahnya, sekitar pukul 20.30 Wita Jumat (12/10) lalu.
Kronologis kejadian, sekitar pukul 18.30 Wita, korban bersama temannya, mendatangi Kepala Dusun (Kadus) Lendang Bayun. Kedatangannya itu ingin melaporkan tentang kepergian isteri ke Batam tanpa sepengetahuannya.
Tetapi, Kadus Lendang Bayun memberikan jawaban akan mencari tahu siapa yang membawa isterinya dan melalui PT apa. Usai korban bertanya didampingi temannya, oleh Kadus meminta korban pulang dan korban pun diantar pulang oleh temannya sampai di depan SDN 8 Pringgabaya.
Teman korban (saksi), pergi ketempat kerjanya, karena sebagai petugas jaga malam di perusahaan PT Sinar Bali. Korban sempat mengajak temannya untuk menemaninya. Akan tetapi karena kesibukan, sehingga tidak bisa menemani korban.
Beberapa waktu kemudian, datang Murhan alias Amaq Eli, hendak ingin bertamu dan dia ke rumah korban. Amaq Eli mengucap salam, namun tidak ada yang menyahut. Setelah melihat atau mengintip dari jendela, apakah korban ada didalam, namun ia terkejut melihat Klip sudah dalam keadaan gantung diri.
Amaq Eli, langsung teriak memberitahukan kepada Rusnan alias Amaq Adah, bahwa rekannya gantung diri. Masyarakat pun berhamburan datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jajaran Polsek Pringgabaya yang mendapatkan informasi itu, juga langsung bergerak ke TKP. Personel Polsek Pringgabaya langsung menurunkan korban, dan melepaskan tali yang menjerat leher korban. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Batuyang, untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Tim Identifikasi juga langsung melakukan olah TKP.
Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman, SIK, membenarkan MA alias Klip ditemukan meninggal gantung diri. Korban gantung diri di atas plafon rumah dan berdiri di atas meja TV miliknya.
“Mungkin karena depresi sebab ditingal isterinya menjadi TKW ke Malaysia, ditambah pergi tanpa sepengetahuannya,” terangnya.
Terhadap kejadian ini, pihak keluarga menerima kematian korban yang dianggap murni kecelakaan. Keluarga menolak dilakukan otopsi. “Hasil pemeriksaan medis, korban murni gantung diri,” tutupnya. (fa’i/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here