Beranda Headline BK Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Sobirin

BK Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Sobirin

BERBAGI

MATARAM – Laporan panitia pembangunan Masjid Anwar Istikomah, Dusun Berire Genteng, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), ke Polda NTB beberapa waktu lalu, kini berbuntut panjang di internal DPRD NTB.
Muhammad Sobirin anggota DPRD NTB yang diduga mengembat uang kas pembangunan masjid sebesar 35 juta membuat pimpinan DPRD NTB ambil tindakan. Melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD NTB berencana akan melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra tersebut.
“Kalau kaitannya dengan kita di BK menyangkut pemeriksaan norma dan etika. Kalau itu benar dilakukan, kita sangat menyesalkannya,” tegas Ketua BK DPRD NTB, Nurdin, Jumat lalu di Mataram.
BK pun menjadwalkan akan memanggil Sobirin untuk di klarifikasi. Karena kasus tersebut sudah masuk keranah penegakan hukum. Lebih-lebih sudah menjadi konsumsi publik. “Nanti kita lihat ada atau tidak pelanggaran etik yang dilakukannya,” ujar politisi Partai Golkar itu.
Lantas jika sampai terbukti ada pelanggaran etik yang dilakukannya. Apa sanksi yang akan di jatuhkan BK, pihaknya belum bisa berkesimpulan.
“Yany jelas kita akan ambil tindakan sesuai aturan tufoksi BK,” jelasnya.
Nurdin mengaku, pihaknya sangat menyesalkan hal itu terjadi. Menurut, seharusnya Sobirin bisa menahan diri dari tindakan-tindakan yang bisa mencoreng dirinya sebagai seorang wakil rakyat.
“Apalagi yang dipinjam itu dana masjid,” keluhnya.
Terakhir, Nurdin mengingatkan, tidak saja hanya kepada Sobirin, namun juga kepada semua wakil rakyat lainnya, agar menjaga prilakunya, yang bisa menyeretnya pada pelanggaran etik. Lebih-lebih sudah memasuki masa kampanye. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here