Beranda Lombok Utara Tarif Normal Mulai Diberlakukan

Tarif Normal Mulai Diberlakukan

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika Raden Walliadin

KLU —PDAM Lombok Utara saat ini mulai memberlakukan tarif normal kepada para pelanggan. Namun kebijakan ini bagi pelanggan yang meterannya utuh dan mulai menempati tempat tinggalnya masing-masing.

“Tarif normal ini sebenarnya sejak September lalu, jadi untuk Oktober mereka harus bayar,” ujar Direktur PDAM Lombok Utara, Raden Walliadin kemarin.
Namun lanjut Walliadin, bagi warga yang menjadi korban gempa secara umum, per-Agustus lalu hanya membayar beban sebesar Rp 20 ribu. Sebab pada situasi tersebut, PDAM memaklumi keadaan masyarakat.
Kaitan dengan meteran warga yang mengalami kerusakan, PDAM siap melakukan perbaikan dengan mengganti meteran yang baru tanpa dipungut biaya. Sehingga masyarakat bisa mengakses air PDAM jika sudah kembali ke tempat tinggal yang lama. Sedangkan untuk persyaratan masyarakat tinggal melaporkan kepada PDAM untuk permintaan pemasangan.
“Dari data kami, jumlah meteran yang rusak mencapai 7 ribu. Sedangkan jumlah pelanggan kami 14 ribu,” sebutnya.
Diakuinya pula, kerugian terbesar dialami PDAM terletak pada pelayanan pelanggan. Sebab alat meteran yang menjadi tolak ukurnya rata-rata mengalami rusak berat. Di samping itu jaringan pipa dan broncap juga turut rusak di mata air Jonplanka Anjah Kecamatan Gangga.
“Kita totalkan sementara kerugian kerusakan meteran kita mencapai Rp 7,5 miliar lebih,” jelasnya.
Walliadin berharap, untuk saat ini masyarakat bisa kembali lagi ke rumahnya masing-masing dari tempat pengungsian. Tujuannya agar PDAM lebih mudah penanganan untuk perbaikan kerusakan meteran pelanggan. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here