Beranda Headline Dua Pengedar Narkoba Diborgol

Dua Pengedar Narkoba Diborgol

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Para pelaku pengedar dan barang bukti yang diamankan di Makopolres Lobar, kemarin.

LOBAR —Dua pengedar narkoba dibekuk Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lombok Barat (Lobar) Lobar. Para pelaku itu diamankan pada waktu, lokasi dan barang bukti yang berbeda.

Kasubag Humas Polres Lobar, Iptu I Ketut Sandiarsa menerangkan, untuk pelaku pertama berinisial S ditangkap pada 20 September 2018. Pelaku diamankan bersama seorang anak berusia 15 inisial RF, yang tengah mengkonsumsi narkoba di salah satu rumah kawasan Dusun Peresak, Desa Meninting, Kecamatan Batulayar.
Saat dilakukan pengeledahan, dari tangan pelaku diamankan barang bukti 6 poket sabu dengan berat sekitar 2,29 gram. Beserta alat isap sabu dan uang tunai sekitar Rp 180 rupiah. Saat dilakukan tes unrine, para pelaku positif mengunakan narkoba. “Barang bukti itu ditemukan di bawah tempat duduk pelaku,” ujarnya.
Tidak ada pelawanan saat dilakukan penangkapan. Pengakuan pelaku, barang itu diperoleh dari seseorang di wilayah Lobar. Kini polisi tengah melakukan pengembangan dan memburu sumber barang haram itu. Sedangkan untuk RF dititip di panti sosial Paramita lantaran masih di bawah umur. “RF masih kita jadikan saksi karena pengakuannya saat itu, baru masuk saja ke rumah,” ujarnya.
Penangkapan pengedar lainnya berinisial A, pada Jumat (5/10) lalu. Pria berprofesi sebagai wiraswasta ini ditangkap di kediamannya Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar dengan barang bukti ganja. Barang itu dimasukkan ke 21 klip plastik. Ditemukan juga satu linting ganja yang diduga akan dikonsumsi. “Penangkapan di rumahnya saat sedang menikmati ganja,” sambungnya.
Kasat ResNarkoba Polres Lobar, Iptu I Wayan Tanaye menambahkan, pelaku mengaku memperoleh barang tersebut di wilayah Kota Mataram. Pihaknya sempat akan melakukan pengembangan kasus dari informasi yang diperoleh. Sayangnya, rencana itu sudah lebih dahulu tercium oleh pengedar lainnya.
Pelaku sendiri mengakui jika sudah berhasil menjual ganja sebanyak dua poket. Ganja itu dipasarkan di sekitar kawasan Batulayar-Senggigi. Kini kedua pelaku bersama barang bukti diamankan di Makopolres Lobar. Kasus ini terus dilakukan pengembangan untuk membongkar kemungkinan sindikat narkoba.
Para pelaku dikenakan pasal 114 Ayat (1), Pasal 127, dan pasal 132 undang-undang narkotika. Dengan ancaman hukuman dari 5-20 tahun penjara. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here