Beranda Headline Puluhan Warga Kerembong Keracunan

Puluhan Warga Kerembong Keracunan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA KERACUNAN: Seorang ibu yang muntah setelah menyantap nasi bungkus, Selasa malam.

PRAYA – Puluhan warga Desa Kerembong, Kecamatan Janapria keracunan setelah menyantap nasi bungkus, Selasa malam. Nasi bungkus ini diperoleh warga di acara hajatan syukuran warga setempat. Namun beruntung, sampai dengan saat ini tidak ada korban jiwa. Warga sebagian besar masih di rawat di puskesmas sekitar.
Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang membenarkan adanya puluhan warga yang keracunan massal. Polisi yang menerima laporan langsung turun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan. Dari keterangan warga, mereka merasakan pusing, dan muntah-muntah setelah menyantap nasi bungkus.
“Kami sudah memeriksa dan mengambil sample nasi bungkus untuk diuji di laboratorium,” terang Rafles, kemarin.
Dari keterangan warga, kejadianya bermula sekitar pukul 13.00 Wita bertempat di rumah inisial IH warga setempat yang mengadakan acara selamatan. Acara ini dilakukan atas syukur setelah keluarganya yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengirimkan sejumlah uang ke keluarga di Kerembong.
“Yang diundang sekitar 40 orang,” bebernya.
Sehingga, lanjutnya untuk mempersiapkan acara syukuran itu, IH keesokan harinya memasak pukul 08.00 Wita, kemudian di bungkus pukul 12.00 Wita. Setelah itu, itu baru dilakukan acara zikiran sekitar 15 menit. Adapun warga yang masih dirawat di dua puskesmas di antaranya, Puskesmas Selebung ada Hasan, 8 tahun, Mawardi, 25 tahun dan Ahmad, 5 tahun. Sedangkan di Puskesmas Muncan Kopang sendiri yang masih dirawat, Arzi 5 tahun dan lainya. Untuk sementara warga lainnya, hanya mendapatkan rawat jalan setelah diberikan obat oleh para tim medis puskesmas.
Rafles menjelaskan, pihaknya hingga sekarang masih belum bisa menyimpulkan penyebab keracunan itu. Pasalnya, sejumlah sampel makanan yang dihidangkan dalam nasi bungkus tersebut belum dilakukan uji lab bersama dengan Dinas Kesehatan.
“Tunggu hasil lab saja dulu,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Janapria AKP I Ketut Weda membenarkan informasi tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan penyebab puluhan warga keracunan.
“Jumlah korban dan penyebabnya sekarang masih diselidiki,” jawabnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here