Beranda Lombok Utara Pemda Pengin Wisata Rinjani Dibuka

Pemda Pengin Wisata Rinjani Dibuka

BERBAGI
GUNUNG RINJANI

KLU —Pascabencana gempa melanda Pulau Lombok akhir Juli lalu, kondisi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) hingga kini masih belum pulih. Akibatnya, 2 ribu lebih warga yang menggantungkan nasibnya di Gunung Rinjani kini terpaksa nganggur, karena belum dibukanya kembali pendakian oleh pihak pengelola TNGR.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Utara, H Muhammad mengungkapkan, Pemkab sedianya telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar kembali membuka wisata dunia tersebut.
Meski kondisinya masih berbahaya, namun beberapa spot dirasa masih aman.
“Dibuka, tapi bukan berarti treckker bebas. Misalnya, wisatawan tidak boleh berada di sekitar Danau Segara Anak maupun berada pada titik yang dianggap rawan. Kalau tidak memungkinkan, ya sampai posko 7 atau Campaign Cemara. Yang penting bisa menikmati sunrise dan sunset kan?” ungkapnya.
Belum lama ini pihaknya pun telah memberangkatkan tim yang terdiri dari kepolisian dan TNI. Tujuannya guna dilakukan survey perihal keamanan jalur pendakian. Hasil tersebut rupanya akan dijadikan bahan pertimbangan pula untuk membuka situs geopark dunia tersebut.
“Dua orang Dispar juga ikut kemarin. Memang ada jalur yang masih longsor, tapi kami usahakan bagaimana ekonomi juga jalan di sekitar itu,” jelasnya.
Keinginan untuk itu juga mengacu terhadap banyaknya para porter yang bekerja di Rinjani. Pasalnya, ketika ribuan porter menggangur seperti saat ini, dikhawatirkan angka kriminalitas di Desa Senaru dikhawatirkan meningkat.
“Makanya itu yang kita tidak mau. Tapi kita harap jangan ada yang kriminal begitu,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala TNGR Sudiyono menyambut baik niatan Pemkab Lombok Utara tersebut. Dirinya bahkan menyebut komunikasi perihal itu sudah dilakukan belum lama ini. Hanya saja belum ada titik temu antara kedua belah pihak.
“Pemkab pernah koordinasi dengan kita, tapi belum menunjuk yang spesifik di daerah mana yang akan diusulkan (boleh disinggahi wisatawan),” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here