Beranda Praya Metro Catat! Salawat, Bersadakah dan Cintai Anak Yatim

Catat! Salawat, Bersadakah dan Cintai Anak Yatim

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA AKRAB: Ustad Yusuf Mansyur saat duduk berdampingan dengan Bupati H Moh. Suhaili FT, TGH Mak’rif, dan para tokoh agama lainnya, kemarin.

PRAYA —Penceramah Ustad Yusuf Mansyur kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Gumi Tastura. Kali ini kedatangan Mansyur memberikan ceramah dalam rangka HUT Loteng ke-73. Acaranya yang dikemas dengan Tablig Akbar ini dihelat di Alun-Alun Tastura, kemarin.
“Saya akan memberikan pengajian di tengah masyarakat. Tapi syaratnya jangan ada yang memegang dan lainnya. Dan dengarkan,” katanya di hadapan jamaah.
Pada kesempatan itu, Yusuf Mansyur mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak membaca salawat nabi, memperbanyak bersadakah dan mencintai anak-anak yatim agar senantiasa diberikan kemudahan dalam segala urusan.
“Kalau adik-adik ingin kuliah ke luar negeri, kalau bapak-bapak dan ibu-ibu ingin diberikan rezeki yang berlimpah, maka perbanyak bacaan salawat,” pesan Mansyur.
Yusuf Mansyur juga menekankan pentingnya membaca salawat nabi. “Cukup dengan Salawat Nabi yang sederhana, kita bisi miliki apapun yang kita mau. Yang pengen punya gadget, pengen punya suami atau istri, pengen beli apa saja tanpa harus bayar, amalkan Salawat Nabi,” ucapnya.
Yusuf Mansyur dengan tegas berkata, jika masyarakat ingin sukses kunci utamanya selain berusaha yang paling penting adalah, mengamalkan salawat. Dalam satu harinya jamaah diminta untuk membaca salawat hingga ribuan kali. Karena dengan bersalawat akan memberikan pahala besar serta diberikan rezeki sama Allah SWT.
“Salawat ini harus mulai diterapkan kepada anak-anak kita juga,” pesannya lagi.

Sementara itu, Bupati Loteng, H Moh. Suhaili FT mengucapkan terimakasih kepada Ustad Yusuf Mansyur yang hadir untuk memberikan ceramah atau nasehatnya kepada warga Loteng.
Selain itu, kegiatan ini juga dihajatkan untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara yang dilanda musibah gempa yang sekarang tidak ada tempat tinggal. Sehingga, pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk mendengarkan semua pengajian yang diberikan.
“Ini juga merupakan kegiatan dakwah dalam mensyukuri karunia allah,” kata Suhaili. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here