Beranda Lombok Barat APBDP Terancam Disahkan Lewat Perbup

APBDP Terancam Disahkan Lewat Perbup

BERBAGI

LOBAR —Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2018, belum kunjung disahkan. Proses pembahasan APBDP masih terus berkutat di legislative dan eksekutif. Lamanya pembahasan ini menimbulkan isu jika belum ada titik temu antara dua lembaga itu. Santer berhembus kabar jika Peraturan Bupati (Perbup) akan dikeluarkan sebagai pilihan untuk mengesahkan APBDP. Tanpa persetujuan legislatif.
Saat dikonfirmasi, Bupati Lobar H Fauzan Khalid menyatakan, memberi batas waktu hingga minggu kedua Oktober ini untuk menyelesaikan pembahasan APBDP 2018. “Kalau sampai minggu kedua Oktober (belum disahkan), ya kita pakai Perbup,” kata Fauzan belum lama ini.
Jika Perbup itu diterbitkan, Fauzan mengklaim tidak akan ada dampaknya. Apalagi legislative juga belum mau menyetujui APBDP. Langkah alternatif harus diambil. Sebab jika dibiarkan akan berimbas kepada sejumlah proyek dari anggaran pusat yang terancam tidak bisa direalisasikan. “Ketimbang proyek bendungan Meninting nggak ada, terus sia-sia,” ucapnya.
Mengapa terjadi tarik ulur penetapan APBDP antara legislative dengan eksekutif? Fauzan enggan menjawabnya. “Tanyalah teman-teman DPR, lebih baik mereka yang jawab,” sarannya.
Terpisah, dewan Lobar yang akan dikonfirmasi belum mau memberikan keterangan lebih jauh terkait pembahasan APBDP. Hanya menurut Wakil Ketua I DPRD Lobar, Multazam, pembahasan masih terus dilakukan.
Mengenai kemungkinan dikeluarkannya Perbup untuk APBDP itu, politisi Nasdem ini tidak ingin menanggapinya. “Masih pembahasan,” jawabnya singkat. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here