Beranda Headline Pimpinan DPRD NTB Segera Panggil MS

Pimpinan DPRD NTB Segera Panggil MS

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Abdul Hadi

Kasus Tilap Uang Pembangunan Masjid

MATARAM – Pimpinan DPRD NTB angkat bicara terkait salah satu oknum anggota DPRD NTB yang menilap uang kas pembangunan masjid di KLU Rp 35 juta. Inisial dewan itu, MS.
Wakil Ketua DPRD NTB, Lalu Wirajaya mengatakan, menilap uang masjid suatu perbuatan yang keterlaluan. Pasalnya, uang pembangunan masjid tidak saja milik satu dua orang, namun milik masyarakat pada umumnya.
“Sungguh terlalu kalau itu benar adanya,” sesal Jaya di Mataram, kemarin.
Namun dalam masalah ini, dia meminta agar semua pihak mengedepankan praduga tak bersalah. Jaya secara pribadi berkeyakinan ada miskomunikasi yang terjadi antara MS dengan pengurus masjid setempat.
“Saya yakin ada miskomunikasi,” yakin politisi Gerindra itu.
Dalam hal ini, selaku pimpinan tentu akan menunggu perkembangan masalah tersebut. Namun jika berkaitan dengan hutang piutang, MS diminta agar bisa segera menyelesaikan hutang yang kabarnya sejak tahun 2016 itu belum dibayarkan. Soal hutang, tambah Jaya suatu keharusan yang tidak boleh dilalaikan apalagi sampai tidak dikembalikan.
“Hutang harus dikembalikan,” katanya tegas.
Untuk lebih memperjelas persoalan tersebut, Jaya berjanji akan segera memanggil oknum dewan tersebut. Dia akan menanyakan kebenaran seperti yang dilaporkan pihak pengurus melalui kuasa hukumnya ke Polda NTB. MS akan dimintai klarifikasi terkait informasi yang menghebohkan warga NTB itu.
“Kita tunggu perkembangannya, Insya Allah akan kita panggil yang bersangkutan,” janjinya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTB Abdul Hadi dengan tegas mendorong jika benar adanya agar bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Sebab, tindakan menilap uang masjid itu sesuatu perbuatan yang keterlaluan.
“Kalau benar terlalu,” kata Hadi terpisah.
Selaku pimpinan yang menjaga nama marwah DPRD, Hadi hanya berharap agar apa yang terjadi itu tidak benar adanya. Jika hal itu ada hubungannya dengan hutang piutang, Hadi berpesan agar bisa segera dikembalikan.
“Semoga tidak benar. Semoga segera dibalikkan,” katanya.
“Mungkin ada miskomunikasi,” tambahnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here