Beranda Headline Jaksa Masih Telisik Kerugian Negara Kedelai

Jaksa Masih Telisik Kerugian Negara Kedelai

BERBAGI

PRAYA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) masih menelusuri ada tidaknya kerugian negara dalam kasus pengadaan bibit kedelai tahun 2017. Dimana, saat ini pihak kejaksaan tengah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Kuangan (BPK).
“Sampai sekarang, penggalian kerugian negara belum tuntas. Kami masih menunggu hasil audit kerugian negara dari BPK,” terang Kasi Pidsus Kejari Loteng, Hasan Basri, kemarin.
Basri menegaskan, untuk kasus pengadaan kedelai ini memang pihaknya sudah mendapatkan bukti-bukti dari keterangan para saksi termasuk kelompok. “Kami juga menerima surat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Terkait kemanan aliran anggaran 12 miliar lebih itu. Dan kemanan saja transaksinya,” bebernya.
Hasan menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil kerugiaan negara itu, karena memang masih menunggu BPK selsai audit. Selain itu, untuk menyimpulkan adanya kerugian negara, pastinya juga membutuhkan waktu yang memang sangat lama. Berbeda dengan kasus korupsinya. Tapi, pihaknya dari kejaksaan tetap mendorong agar BPK menyelesaikan audit tersebut kemudian menyerahkan kepada pihaknya. Sebab, hasil audit itu nantinya sebagai acuan kerugian negara yang ditimbulkan.
“Kami belum bisa menetapkan tersangka,” ujarnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here