Beranda Praya Metro Tujuh Desa Dapat Bedah Rumah

Tujuh Desa Dapat Bedah Rumah

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BANGUN: Sekjen JMN NTB saat memantau pembangunan Risha, belum lama ini.

PRAYA —Sejumlah masyarakat di tujuh desa di Lombok Tengah mendapat program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Bantuan ini dijhajatkan bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan sendiri diusulkan oleh Jaringan Makmur Nusantara (JMN) NTB sebagai perpanjangan tangan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Loteng.
Sekjen JMN NTB, Nuresim mengatakan, sebagai ormas yang diakui pemerintah, pihaknya sudah melakukan pendataan kepada tujuh desa yang mendapatkan program bedah rumah atau BSPS ini. Adapun ketujuh desa tersebut yakni Desa Lantan, Jurang Jaler, Kawo, Teruwai, Sengkol, Rembitan dan Batujai.
“Di Loteng ada 561 KK yang dapat BSPS ini. Saat ini kita sudah mulai pendataan dan tahap verifikasi,” kata Nuresim pada Radar Mandalika, kemarin.
Hanya saja, dalam tahap pendataan hingga realisasi bantuan ini dibutuhkan proses. Sehingga ia mengajak semua masyarakat agar bantuan pemerintah tidak dianggap suatu janji semata.
Di samping itu, khusus bantuan pemerintah seperti Rumah Instan Sederhana (Risha), pihaknya sudah membantu pemerintah desa (Pemdes) mendata rumah yang belum diinventarisir agar penyerahan bantuan tepat sasaran.
“Khusus rumah yang rusak berat kita prioritaskan. Nah, melalui lembaga kami tidak ada bantuan tunai, namun berupa bahan material pembangunan Risha,” jelasnya.
Seperti diketahui, pembangunan Risha bakal jadi alternatif baru untuk hunian para korban gempa. Sebab Risha ini bisa tetap berdiri kokoh meski diguncang gempa berkekuatan 8 SR sekalipun. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here