Beranda Praya Metro PAD dari Terminal Kosong

PAD dari Terminal Kosong

BERBAGI

PRAYA — Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari terminal di Loteng ternyata kosong. Selama ini, PAD di sana entah kemana?
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng, Lalu Ahkmad Sauki yang dikonfirmasi mengaku, terminal di Loteng sudah tidak berfungsi lagi. Sehingga PAD tidak ada lagi. Tidak berfungsinya sejumlah terminal disebabkan karena semakin sepinya pengguna kendaraan angkutan. Dimana, masyarakat banyak beralih kepada kendaraan roda dua yang semakin mudah dimiliki masyarakat. Selain itu, untuk angkutan sekarang tidak mau masuk ke dalam terminal untuk muat atau turunkan penumpang.
“Kita tidak menutup mata tentang hal ini. Selain faktor semakin banyak motor, terminal kita masih tipe C. Kendaraan umum masih ada, tapi jarang yang masuk terminal,” bebernya.
Kondisi tersebut dialami oleh beberapa terminal. Di antaranya terminal Mujur, Sengkol, Kopang, Praya dan lainnya. Dengan kejadian inilah yang akhirnya melahirkan pemikiran baru dalam pengelolaan terminal tanpa merubah fungsi awalnya. Salah satunya yang akan beralih fungsi yakni terminal Kopang. Dalam waktu dekat terminal akan digusur, kemudian akan dibuat menjadi Pasar Kopang.
“Kami tidak bisa berbuat banyak bila ingin menghidupkan kembali terminal,” ujarnya.
Menurut dia, sebenarnya pihaknya ingin menghidupkan terminal ini dengan memberikan tindakan tegas kepada angkutan umum yang memang tidak masuk dalam terminal. Tapi itu hanya berjalan selama satu bulan, kemudian tidak lagi.
“Ya mau bagaimana lagi,” tuturnya.

Sementara, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng, Lalu Subeki menambahkan, bukan hanya tidak difungsikan lagi sejumlah terminal itu. Tapi kebanyakan memang areal lahannya dijadikan sebagai lokasi parkir oleh masyarakat karena letak terminal identik dengan pasar.
“Ya kita dapatkan retribusi dari parkir saja,” jelasnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here