Beranda Mataram Mengunjungi Arena Mataram Agriculture Expo 2018

Mengunjungi Arena Mataram Agriculture Expo 2018

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA PAMERKAN: Deretan bonsai yang dipamerkan saat Mataram Agriculture Expo 2018, kemarin.

Bagikan Bibit Mangga Mentaram, Ada Pasar Sembako Hingga Bazar

Perekonomian di Kota Mataram bertahap mulai bangkit pascagempa. Para peternak dan petani juga telah kembali berproduksi, setelah sempat stagnan.
RIRIN FITRIANA-MATARAM
SEBANYAK 45 stand berdiri di Lapangan Sangkareng. Stand-stand itu berisi aneka tanaman sayuran maupun buah-buahan yang bisa dibeli masyarakat, aneka olahan dari jamur, hingga tanaman hias seperti kaktus dan anggrek. Di bagian belakang, tersedia stand bagi pecinta hewan seperti ayam, kucing dan kelinci yang juga menjual hewan-hewan lucu beserta makanannya.
Masih di lokasi yang sama. Tersedia juga stand-stand dari sejumlah ritel modern yang menjual bahan kebutuhan pokok, seperti beras, telur, mi instan, minyak goreng serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kemarin, Mataram Agriculture Expo dibuka Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Kegiatan ini menandai pulihkan perekonomian di Kota Mataram pascagempa. Sekaligus menunjukkan jika para petani dan peternak di Kota Mataram telah bangkit. “Kita harapkan ini dapat mewujudkan slogan dan semangat Mataram Move On, Lombok Bangkit, NTB Bangkit,” kata Ketua Panitia Kegiatan, H Mutawalli.
Di arena Mataram Agriculture Expo 2018, digelar aneka lomba. Seperti lomba burung perkutut. Ayam hutan dan ayam bekisar. Lomba brung berkicau. Lomba mengukir buah. Lomba merangkai bunga, dan lomba mewarnai bagi anak-anak agar mencintai sayur dan buah. “Ada juga bazar dan pasar rakyat,” kata dia.
Pengunjung bisa berbelanja bahan pokok di pasar sembako. Atau membeli daging serta ikan segar. Adapula demo dan tata cara pengamana arsip saat bencana, demo dan pemasangan konstrasepsi KB, serta demo pengelolaan hasil-hasil perikanan. Dipamerkan juga produk unggulan hasil pertanian, da hasil olahan yang sudah diproduksi di Mataram.
Kepada para tamu undangan dan pengunjung bisa berkesempatan mendapat bingkisan menarik, maupun doorprize. Cukup menukar kupon, pengunjung bisa membawa pulang bibit mangga Mentaram. Manga khas Kota Mataram. “Kita siapkan 500 pohon mangga Mentaram. Rawat dengan baik, tiga hingga empat tahun lagi akan berbuah,” kata Mutawalli yang juga Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram.
Sebelumnya, Dinas Pertanian juga telah menanam 300 pohon manga Mentaram di RTH Pagutan. “Meskipun sampai sekarang saya juga belum merasakan buahnya. Nggak apa-apa karean masyarakat yang langsung menikmati lezatnya manga Mentaram,” ujar Mutawalli. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here