Beranda Mataram Ekonomi di Mataram Bertahap Pulih

Ekonomi di Mataram Bertahap Pulih

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA PULIHKAN EKONOMI: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat melihat stand yang menjual aneka peralatan pertanan di arena Mataram Agriculture Expo 2018, kemarin.

MATARAM —Menandai pulihnya perekonomian di Kota Mataram pascagempa, Pemkot Mataram menggelar Mataram Agriculture Expo 2018. Kegiatan dibuka kemarin (8/10), dan akan berlangsung hingga hari ini (9/10) di Lapangan Sangkareang.
Ketua panitia kegiatan, H Mutawalli mengatakan, kegiatan ini menandai pulihkan kegiatan social ekonomi masyarakat, yang sempat terhenti akibat gempa. “Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang masyarakat menata kembali sisi social ekonomi, terutama bagi petani dan peternak. Serta berbagai komunitas pecinta hewan dan tanaman di Kota Mataram,” jelasnya.
Komunitas-komunitas itu juga diharapkan dapat mengeksploitasi potensinya, kemudian membuka peluang investasi dan pasar produk di Mataram. “Mataram Agriculture Expo meliputi 5 macam kegiatan. Antara lain aneka lomba, bazar dan pasar rakyat,” imbuhnya.
Ditambahkan Mutawalli, tersedia 45 stand yang disi dinas/instansi lingkup Pemkot Mataram, kalangan perguruan tinggi, serta beberapa ritel modern di Kota Mataram.
Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh dalam sambutan pembukaannya mengatakan, kegiatan expo ini rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Mataram untuk lebih meningkatkan produktivitasnya dan kesejahteraan bagi para petani di Kota Mataram. “Ini momen tepat, karena kita baru alami musibah. Inilah bagian dari Mataram Bangkit,” ujarnya.
Melalui expo ini sekaligus menunjukkan jika Kota Mataram mulai pulih setahap demi setahap. Dengan menampilkan beragam produk pertanian dan peternakan. “Banyak kelompok-kelompok produktif dengan beragam tanaman di Mataram. Mereka juga memanfaatkan lahan sempit untuk bertanam sayur-sayuran. Hasilnya juga bagus,” pujinya.
Wali Kota juga memastikan, pemkot tetap memberikan perhatian kepada petani. Dalam bentuk pembinaan agar semakin bisa meningkatkan produktivitasnya. Kepada ritel modern juga diminta bisa membantu memasarkan produk warga Kota Mataram Mataram. “Petani juga tetap diberikan bantuan alat pertanian maupun sarana produksi pertanian, serta pembina kepada kelompok-kelompok tani
Meski lahan pertanian di Kota Mataram dari tahun ke tahun mengalami penyempitan, tetapi para petani di Kota Mataram tetap bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk meningkatkan produktivitas. Tentunya dengan berbagai ragam jenis tanaman yang dimiliki. “Saya sangat bangga dengan para petani kita,” tegas Wali Kota.
Di akhir acara, diberikan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba. Antara lain lomba burung perkutut, lomba mengukir buah, lomba burung berkicau, hingga lomba merangkai bunga. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here