Beranda Headline Melihat Langkah Pemkab Lobar Kembalikan Semangat Mengaji

Melihat Langkah Pemkab Lobar Kembalikan Semangat Mengaji

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA WISUDA: Bupati Lobar H Fauzan Khalid mewisuda hifzul Qu’ran dari LPPTKA di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Kemarin.

Sempat Memudar, Gulirkan Program Magrib Mengaji

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) punya cara sendiri mengembalikan semangat generasi muda untuk mengaji. Begini caranya.
WINDY DHARMA-LOBAR
SEJAK dulu, kebiasaan mengaji selepas magrib selalu dilakukan keluarga di Indonesia, termasuk Lombok Barat (Lobar). Tidak hanya anak-anak. Remaja hingga orang tua selalu membaca Alquran sebagai keharusan seorang muslim.
Lambat laun, kebiasaan ini mulai memudar seiring perkembangan zaman. Banyak anak-anak, bahkan remaja yang sibuk dengan gadgetnya. Selain kesibukan yang dijalani sebagian orang.
Tidak ingin para generasi mudanya semakin meninggalkan ibadah mengaji, Pemkab Lobar memiliki terobosan. Dibuatlah program “Magrib Mengaji” sebagai solusinya.
Program yang bertujuan menghidupkan kembali tradisi membaca dan mengkaji Alquran ini, sudah berjalan cukup lama di Lobar. Dibentukannya Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Alquran (LPPTKA), mendorong digulirkannya program tersebut. Hasilnya cukup memuaskan.
Terlihat dengan diwisudanya 129 Hifzul Qur’an. Bertempat di Bencingan Agung Kantor Bupati Lobar, para hifzul itu diwisuda Bupati Lobar, H Fauzan Khalid, Sabtu (6/10). Anak-anak yang diwisuda erbagi menjadi 4 golongan. Golongan 1 juz sebanyak 93 orang, 2 juz 35 orang, 3 juz 8 orang dan 4 juz sebanyak 2 orang. Peserta wisuda LPPTKA Lobar 2018 berasal dari tiga kecamatan, yaitu Labuapi, Kediri dan Kuripan. Rata-rata mereka berusia antara 8 hingga 10 tahun. Program Magrib Mengaji itu sebenarnya bukan berlaku bagi anak-anak saja. Peran orang tua patut memberikan contoh mengaji kepada anaknya.
Fauzan meyakini program itu mampu menjadi motivasi dan syiar kepada masyarakat Lobar. Kepada para anak-anak yang sudah diwisuda agar selalu istiqomah untuk terus menghafal, membaca dan mengamalkan isi kitab suci Alquran. “
Praktikkan ajaran Alquran dan sunnah Nabi agar dapat lebih maju lagi,” pesan pria asal Desa Sandik ini.
Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Lobar, M Syarif Khalili Sakki mengatakan, wisuda Hifzul Quran baru kali pertama dilaksanakan LPPTKA Lobar. LPPTAKA sudah mampu mencetak 129 penghafal Alquran.
Beberapa prestasi juga sempat ditorehkan siswa LPPTAKA. Melalui BKPRMI, sukses mengantarkan 10 siswa LPPTKA Lobar mengikuti Festival Anak Soleh tingkat nasional mewakili Provinsi NTB di Banjarmasin. Bahkan meraih juara.
“Itu jadi penyemangat untuk yang diwisuda. Dan wisuda bukan akhir dari perjuangan,” pesannya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here